Suara.com - Sebuah pabrik aluminium asal Rusia telah banyak dikritik karena menawarkan untuk membayar karyawan wanita lebih banyak uang. Syaratnya, mereka harus pakai rok pendek atau mini dress untuk bekerja.
Melansir dari Mirror, meski dicap seksis, perusahaan yang bernama Tatprof ini meluncurkan kampanye 'feminin marathon'. Kampanye tersebut menetapkan karyawan wanita dapat memperoleh 100 rubel atau Rp21 ribu di atas upah reguler mereka jika mereka mengenakan pakaian tertentu untuk bekerja.
Untuk mengklaim uang tunai tambahan ini, ada beberapa ketentuan lagi. Rok atau pakaian harus "tidak lebih dari lima sentimeter dari lutut" dan mereka harus mengirim bukti foto diri mereka mengenakannya kepada perusahaan.
Kampanye aneh ini pun mendapat kritik dari banyak wanita di Twitter. "Wow ... Jadi, Tatprof mengadakan kontes kewanitaan untuk para karyawannya di Rusia, pada dasarnya kelihatannya para bos dapat melihat gambar-gambar itu. Menjijikkan penyalahgunaan kekuasaan dan mengeksploitasi wanita," komentar salah satu warganet.
Berbicara kepada stasiun radio Rusia Govorit Moskva, juru bicara perusahaan mengklaim kampanye itu bukanlah tindakan seksis dan mengungkapkan 60 wanita telah mengambil bagian.
Mereka berkata, "Kami ingin mencerahkan hari kerja kami. Tim kami 70 persen pria. Kampanye seperti ini membantu kami istirahat. Ini adalah cara yang bagus untuk menyatukan tim."
"Banyak wanita secara otomatis mengenakan celana panjang untuk bekerja, itulah sebabnya kami berharap bahwa kampanye kami akan meningkatkan kesadaran wanita kami, memungkinkan mereka untuk merasakan kewanitaan dan pesona mereka ketika mereka memilih mengenakan rok atau pakaian."
Karyawan wanita Anastasia Kirillova, yang bekerja di departemen budaya perusahaan Tatprof mengatakan ide-ide ini datang dari CEO Sergei Rachkov.
Dia mengatakan kepada Business Online bahwa si bos sungguh peduli tentang masalah peran gender. "Dan dia benar-benar ingin mempertahankan esensi wanita di setiap karyawan wanita di perusahaan, sehingga mereka tidak memiliki potongan rambut pria, tidak memakai celana panjang, terlibat dalam kerajinan tangan dan memproyeksikan semua kehangatan mereka dalam membesarkan anak-anak," jelasnya
Baca Juga: Ada Tulisan Allah di Rok Mini, Situs Mode Ini Dikritik
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Sempat Ditangkap, Bandar Narkoba di Siak Kabur dengan Tangan Diborgol
-
Stuart Fails to Save the Universe: Suguhkan Aksi Antardimensi yang Kocak!
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
John Cena Beraksi Selamatkan Dunia di Matchbox The Movie, Ini Trailernya!
-
Bahaya Suspensi Ambles Saat Melaju Puluhan Ribu Xpeng X9 Kena Recall
-
Polisi Bongkar Makam Terduga Pencuri Ayam yang Tewas Dikeroyok Massa
-
Review 3 Produk Eksfoliasi untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat, Harga Cuma Rp20 Ribuan
-
Masyarakat Diminta Lapor Jika Temukan Dapur MBG Pakai Minyakita hingga Gas Melon, Ini Sanksinya!
-
Agent Kim Reactivated: Drama Aksi Penuh Strategi dengan Eksekusi Gokil!
-
Eksistensi Warga Kampung Kota Jakarta