Suara.com - Pemburu Konten Lengangnya Jalan Jakarta Dikecam Netizen.
Sejumlah masyarakat yang mengambil momen untuk berfoto di sepanjang jalan M.H. Thamrin hingga jalan Sudirman, Jakarta Pusat mendapat kecaman dari pengguna media sosial.
Momen sejumlah masyarakat itu direkam dalam bentuk video yang diunggah ke dalam akun Instagram @jkt.info dan diunggah ulang oleh akun Instagram @koalisipejalankaki. Dalam video itu terlihat beberapa warga berdiri di tengah-tengah jalan sambil berpose. Saat itu terlihat ada mobil yang juga tengah melintas.
"Membuat konten adalah hak anda, tapi menjaga keselamatan lalu lintas adalah kewajiban! Buat kawan-kawan, tolong tetap mengutamakan keselamatan lalu lintas dan patuhi peraturan lalu lintas!," tulis admin @koalisipejalankaki pada Kamis (6/6/2019).
Sejumlah jalan protokol di DKI Jakarta menarik perhatian masyarakat lantaran kondisinya yang lengang saat libur panjang hari raya Idul Fitri atau lebaran. Jalanan yang biasanya dipadati oleh kendaran baik roda dua maupun roda empat tidak tampak sehingga mengundang warga untuk mengambil momen tersebut.
Tak sedikit masyarakat yang kemudian berinisiatif berfoto di tengah-tengah jalan contohnya Jalan Sudirman hingga Jalan MH. Thamrin. Mereka sengaja membuat foto dengan tema yang unik mulai dari nonton televisi di tengah jalan, tiduran hingga duduk santai sambil meminum secangkir kopi.
Ada sebagian pengguna media sosial yang memuji kreativitas para masyarakat yang tidak ingin melewatkan momen langka tersebut. Akan tetapi tak sedikit pula yang memprotesnya.
Seperti sejumlah pengguna media sosial Instagram yang berkomentar pada unggahan @koalisipejalankaki tersebut. Banyak yang melontarkan kritik lantaran lebih mementingkan konten untuk diunggah ke media sosial ketimbang nyawa sendiri.
Seperti yang disampaikan oleh pengguna Instagram dengan akun @Achirullakbar, "kelengangan jalan bukan alasan untuk tidak tertib," katanya.
Baca Juga: Jakarta Sepi, Penumpang MRT Turun Drastis
Atau seperti yang dilontarkan oleh pengguna Instagram dengan akun @chesstaroo. Pembuatan konten di tengah jalan raya dinilainya membahayakan bagi si pembuat konten dan juga orang lain. "Sepi sih sepi tapi kalau bikin konten bahayain diri sendiri sama orang lain," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Satgas Galapana DPR RI ke Ruteng, Kumpulkan Menteri hingga Bos BUMN untuk Tangani Korban Gempa
-
Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib
-
Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu
-
Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya
-
Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal
-
Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat
-
Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9