Suara.com - Mirip seperti Indonesia, nasi merupakan makanan pokok yang harus ada bagi rakyat Jepang.
Saking cintanya rakyat Jepang pada nasi, tak heran jika mereka pun rela ikut dalam lomba lari nyentrik menggunakan kursi kantor.
Dikutip dari laman Nextshark, Jepang rupanya punya lomba lari kursi kantor yang diberi nama Isu-1 Grand Prix.
Lomba lari ini diadakan setiap musim panas dan akan berlangsung selama 2 jam lamanya.
Yang unik, lomba lari kursi kantor ini rupanya berhadiah 90 kilogram beras bagi tim yang menang.
Peserta lomba Isu-1 Grand Prix sendiri nantinya akan diminta untuk membentuk kelompok beranggotakan 3 orang.
Setiap kelompok lantas akan duduk di kursi kantor dan diharuskan untuk memutarnya sambil bergerak maju.
Para tim ini nantinya akan mengelilingi track sepanjang 200 meter, dan pemenangnya adalah yang terbanyak mengelilingi track itu dalam waktu 2 jam.
"Awal mula dari perlombaan ini adalah ketika aku melihat lomba sepeda roda tiga," ujar penggagas lomba Tsuyoshi Tahara. "Aku ingin membuat sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya."
Baca Juga: Ikut Lomba Lari Mengejar Keju, Banyak Peserta Alami Patah Tulang
Diketahui kompetisi lomba lari kursi kantor ini sudah ada sejak tahun 2009 silam dan tahun ini akan diadakan di 10 lokasi berbeda.
Travelers ada yang tertarik ikut lomba lari demi mendapat beras gratis?
Berita Terkait
-
Kenapa Jepang Dilanda Kebangkrutan? 1.000 Perusahaan Tutup dalam Sebulan
-
Jepang Dihantam Gelombang Perusahaan Bangkrut, Paling Banyak Dalam 14 Tahun Terakhir
-
3 Moisturizer Brand Jepang untuk Flek Hitam Sesuai Review dan Klaim
-
Perawan Remaja dalam Cengkeraman Militer: Kisah Kelam Perempuan Indonesia di Era Pendudukan Jepang
-
AFAID26 Rayakan Satu Dekade Budaya Pop Jepang di Indonesia: Sarat Konser, Anime, Cosplay, Kuliner
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik