Suara.com - Bangun Pagi Setiap Hari Bisa Bikin Bahagia, Ini Alasannya.
Kurang semangat menjalani rutinitas bisa membuat Anda tidak bahagia. Mungkin Anda bisa mengubah jam bangun tidur Anda dengan bangun lebih pagi.
menurut jurnal Emotion yang diterbitkan pada tahun 2012, kebiasaan bangun pagi membuat Anda lebih bahagia.
Ada banyak alasan mengapa Anda harus memulai kebiasaan bangun di pagi hari. Menurut penelitian kebiasaan ini bisa bikin bahagia karena beberapa hal berikut dilansir Hello Sehat.
1. Punya waktu berolahraga
Orang yang terbiasa bangun pagi tentunya punya waktu lebih banyak untuk berolahraga sebelum memulai aktivitasnya. Olahraga pagi hari dipercaya lebih sehat dibandingkan pada malam hari karena bisa mengganggu kualitas tidur Anda. Berikut ini adalah beberapa keuntungan olahraga pagi yang baik untuk kesehatan mental dan fisik Anda.
-Membakar kalori lebih banyak
-Mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik
-Menurunkan tekanan darah
Jika tubuh sudah bugar, hal ini akan berpengaruh pada mood Anda seharian. Dalam beberapa penelitian juga disebutkan bahwa orang yang rutin olahraga membuat hormon bahagia jadi lebih aktif.
2. Meningkatkan suasana hati
Kebiasaan bangun pagi ternyata bisa meningkatkan suasana hati, membuat Anda lebih waspada, dan meningkatkan sistem imun.
Baca Juga: Tiba-tiba Bibir Bengkak saat Bangun Tidur, Ini Penyebab dan Mengatasinya
Selain itu, seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa orang yang punya kebiasaan bangun pagi dapat mendapatkan keuntungan olahraga yang lebih banyak. Misalnya, tubuh Anda akan melepaskan hormon endorfin untuk meningkatkan suasana hati menjadi lebih baik, sehingga lebih bahagia.
3. Kebiasaan tidur terlalu malam picu depresi
Alasan mengapa orang yang tidurnya terlalu larut rentan terhadap depresi adalah mereka tidak mendapatkan tidur yang cukup. Sekarang ini, orang-orang cenderung mengorbankan waktu tidur mereka untuk bekerja atau sekedar berkumpul bersama teman-temannya hingga larut malam. Padahal besok pagi mereka tetap harus bekerja.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Integrative Medicine menunjukkan bahwa kurang tidur bisa menyebabkan masalah kesehatan mental. Contohnya, meningkatkan rasa cemas dan depresi. Oleh karena itu, mendapatkan tidur yang cukup merupakan salah satu kunci dari kebahagiaan, walaupun tidak terlalu terlihat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka yang tidur lebih larut ternyata lebih depresi dibandingkan orang yang bangun lebih pagi. Akan tetapi, tetap saja faktor terjadinya depresi juga bisa dipengaruhi oleh beberapa hal selain pola tidur, seperti kesehatan mental yang dipengaruhi oleh kualitas tidur.
4. Lebih ceria menjalani hari
Keceriaan adalah salah satu keutamaan dari orang yang suka bangun pagi. Sebuah jurnal pada tahun 2012 pernah membahas bahwa orang yang suka bangun pagi biasanya lebih sehat. Hal tersebut dikarenakan aktivitas harian mereka tersusun dengan rapi.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal
-
Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?
-
Promo Alfamidi Pekan Ini 23-29 Maret 2026: Diskon Susu, Snack, hingga Kebutuhan Rumah Tangga
-
Cara Cerdas Menyetok Ulang Kebutuhan Rumah Pasca Lebaran