Suara.com - Kamis (20/6) otoritas militer Iran menembak jatuh drone RQ-4 Global Hawk milik Amerika Serikat. Disinyalir, drone canggih andalan militer AS dalam setiap misi spionase tersebut terpaksa ditembak sebab memasuki teritori Iran.
Otoritas AS membantah, menyebut pesawat nirawak milik mereka berada di Selat Hormuz, atau sekitar 34 kilometer dari Iran.
Persoalan drone bernilai lebih dari Rp 1 triliun ini pun membuat dua kubu kian sengit dan memanas.
Lantas apa istimewanya drone RQ-4 Global Hawk?
Drone yang digunakan baik Angkatan Laut dan Angkatan Udara AS ini kerap dimanfaatkan untuk mengumpulkan data real time suatu lokasi dengan sistem penangkap citra beresolusi tinggi.
Sistem ini membuat Global Hawk sanggup menangkap citra dengan begitu jernih, baik siang maupun malam, di segala cuaca dan medan.
Tak hanya dilengkapi kemampuan menangkap citra yang begitu apik, Global Hawk disebut juga sanggup mengudara selama 32 jam non stop dengan jarak tempuh hingga 22.780 kilometer dari pusat operasi.
Selain itu, Global Hawk juga disebut sanggup mencapai ketinggian di udara hingga 60 ribu kaki. Kemampuan ini melampaui pencapaian rata-rata pesawat komersial yang hanya sanggup mencapai ketinggian antara 31 ribu hingga 38 ribu kaki.
Laporan Reuters menyebut, dengan segala keistimewaannya, drone rancangan Northrop Grumman ini dibanderol senilai Rp 1,8 triliun.
Berita Terkait
-
Bahrain, Kuwait, dan Yordania Mencekam, Drone Iran Berdatangan Bawa Bom
-
Selain Mereka Teman Amerika, Apa Lagi Alasan Iran Berani Serang Negara Tetangga?
-
Iran: Perang Berakhir Jika Menang Lawan Amerika Serikat atau Lewat Negosiasi
-
Tanker Terbakar di Selat Hormuz, Diduga Ditembak IRGC Iran karena Ngotot Terobos
-
Habis Ngamuk, Amerika Resmi Buka Pintu Dialog Lagi dengan Iran
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan