Suara.com - Kisah Michael Platt, remaja 13 tahun yang membuka bisnis kue cupcake bernama Michaels Dessert di Washington D.C. sukses menarik perhatian media.
Layaknya orang dewasa, remaja maupun anak-anak pun kini bisa belajar menjalankan bisnis sejak dini.
Namun, bukan cuma berbisnis kue saja, Michael Platt rupanya juga memutuskan untuk berbagi hasil penjualannya pada anak-anak kelaparan.
Dilansir lewat laman The Washington Post, Michael Platt rupanya sudah suka membuat kue sejak kecil.
Hal inilah yang mendorong Michael Platt untuk membuka bisnis kue pada umur 11 tahun, bahkan menjalankannya dengan model one-to-one: untuk setiap kue yang terjual, Michael akan mendonasikan satu kue ke anak-anak yang kelaparan.
"Aku tahu aku suka cupcake, tapi cupcake juga merupakan bagian dari masa kecil seseorang jadi mereka harus mendapatkannya," ujar Michael yang kini berumur 13 tahun.
"Aku selalu punya tujuan untuk hal-hal yang kulakukan. Ini semua tentang membantu orang, bukan cuma memiliki tujuan untuk diri sendiri, tapi juga berpikir bagaimana ini bisa menyentuh orang lain?" tambahnya.
Di awal bisnisnya dulu, Michael memang sempat menerima bantuan dari orangtuanya.
Namun, seiring berjalannya waktu, dia pun menerima banyak pesanan lewat laman Facebook Michaels Desserts dan bisa menjual sekitar 75 cupcake per bulannya.
Baca Juga: Dari Sekrup sampai Puntung Rokok, Bentuk Kue Ini Bikin Warganet Gagal Paham
Tak cuma berjualan, Michael pun ternyata juga rajin memanggang kue untuk membantu mengumpulkan dana dan mengatasi kelaparan.
Salah satu contohnya, Michael pernah menghabiskan akhir pekan mengajar kelas memasak demi menggalang dana untuk organisasi No Kid Hungry.
Meski begitu, di balik bisnisnya sekarang, Michael ternyata harus bersekolah dari rumah (homeschooling) karena didiagnosa menderita epilepsi saat kelas 6 SD.
"Itu adalah masa-masa susah," ujar ibunya. "Saat itulah dia mulai rajin memanggang kue."
Michael sendiri mengaku jika ada waktu di mana dia merasa bosan memanggang kue di dapur.
Namun, saat mengingat anak-anak kelaparan yang diberinya kue dan orang-orang yang terinspirasi olehnya, Michael pun berkata jika hal itu turut menginspirasi dirinya.
Berita Terkait
-
5 Pilihan Sleeping Mask Remaja: Kunci Kulit Lembap, Cerah, dan Sehat
-
Suka Teach You a Lesson? 5 Drama Korea Ini Fokus Beresin Kriminal Remaja
-
KAI Daop 1 Jakarta: 19 Kereta Dilempari dalam 5 Bulan, Pelaku Mayoritas Remaja
-
Kisah Cinta Remaja Penuh Haha Hihi di Buku The Kolor of My Life
-
Mumpung Mimpi Itu Gratis: Semangat Pantang Menyerah dalam KluBelimbing
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Jennifer Coppen Jadi Sorotan, Apa Pahala Mengajak Orang Masuk Islam?
-
7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
-
Asal-usul Malam 1 Suro Dianggap Sakral, Simak Sejarah dan Alasannya
-
5 Moisturizer PDRN Rekomendasi Dokter untuk Bantu Samarkan Keriput dan Kerutan
-
Puasa Asyura Berapa Hari? Ini Jadwal serta Bacaan Niatnya dalam Arab dan Latin
-
Rambut Rontok Pakai Hair Tonic atau Hair Serum? Pahami Beda Fungsi Keduanya
-
Bantu Atasi Rambut Rontok, Intip 3 Produk Hair Care Andalan Abel Cantika
-
Banyak Keluarga Melakukannya, Merencanakan Akhir Hayat Kini Jadi Bagian dari Financial Planning
-
Dari Live Shopping ke PayLater, Begini Cara Generasi Digital Berbelanja Sekarang
-
Perempuan Tak Sekadar Belanja, Bazar Fesyen Bertransformasi Jadi Ruang Bertumbuh dan Berjejaring