Suara.com - Jelang perayaan ulang tahun ke-50 misi pendaratan di bulan, sebuah bandara di Amerika Serikat turut berpartisipasi dengan menghadirkan menu ala astronot.
Seperti kita tahu, misi Apollo 11 yang diadakan pada 20 Juli 1969 silam merupakan misi yang sukses membawa manusia ke bulan untuk kali pertama.
Saat itu, para astronaut yang dikirim untuk menjalani misi Apollo 11 harus membawa makanan yang sudah dikeringkan dan dibekukan.
Meski begitu, bukan berarti makanan yang dimakan para astronaut NASA tidak enak. Walau sudah dikeringkan, para astronaut saat itu tetap dapat merasakan citarasa menu favorit mereka.
Nah, dalam rangka menyambut 50 tahun pendaratan di bulan, dua restoran di George Bush Intercontinental Airport pun siap menyajikan menu yang dulu dibawa ke bulan.
Dilansir dari laman CNBC, saat itu ada 70 jenis menu makanan yang sudah dikeringkan dan dibekukan untuk dibawa ke luar angkasa.
Makanan-makanan tersebut dimasukkan ke dalam kantong, kemudian harus dicampur dengan air sebelum bisa dimakan.
Meski begitu, travelers yang hendak mencoba menu ini di George Bush Intercontinental Airport tak perlu khawatir harus makan dari kantong.
Alih-alih kedua restoran yang berpartisipasi memutuskan bahwa mereka tetap akan menyajikan makanan dalam kondisi segar dan hanya meniru cita rasa yang ada.
Baca Juga: 50 Tahun Pendaratan di Bulan, Oreo Siap Rilis Edisi Spesial
Beberapa makanan itu di antaranya adalah bacon berbentuk kubus, cocktail udang, beef stew, frankfurters, cocktail buah, salad tuna, dan lain sebagainya.
"Makanan yang familiar adalah sesuatu yang membawa kepuasan di luar angkasa karena berkaitan dengan memori dan perasaan hangat," ujar Jennifer Levasseur, kurator di Smithsonian National Air and Space Museum.
Tidak heran, tim kuliner dari restoran OTG's Ember Tavern dan Tanglewood Grille di bandara pun sampai berkonsultasi dengan NASA demi menghasilkan cita rasa yang sama.
"Kami ingin memahami bagaimana pentingnya makanan bagi astronaut," ujar kepala kuliner di OTG's Ember Tavern. "Kami ingin memahami sains dan filosofi di balik makanan luar angkasa, seperti apa mereka dulu dan sekarang."
Selain itu, para astronaut dalam misi Apollo 11 pun sama sekali tidak boleh membawa atau meminum alkohol.
Namun, khusus di restoran ini, maka minuman yang tadinya hanya bercita rasa jeruk, anggur, atau lemon tersebut dapat dicampur dengan alkohol.
Berita Terkait
-
Astronot Artemis II Bongkar Kenapa Makanan Terasa Hambar di Luar Angkasa
-
Bukan Sekadar Misi Biasa, Ada Cerita Menarik Dibalik Misi Artemis II Nasa!
-
Artemis II Pecahkan Sejarah: Sisi Gelap Bulan Akhirnya Bisa Dilihat Manusia
-
NASA Akhiri Jeda 53 Tahun: Misi Artemis II Siap Mengorbit ke Bulan
-
Kronologi 3 Astronot China Terdampar di Luar Angkasa Tanpa Kepastian Balik ke Bumi
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Gudang Sekolah di Penjaringan Terbakar, 70 Petugas Dikerahkan
-
Review Almarhum: Sinematografi Thriller Misteri Bernyawa Kearifan Lokal
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
IHH Healthcare Malaysia Terus Perluas Kehadiran di Indonesia
-
Fakta Mengerikan di Balik Penembakan Thailand: Pelaku Sudah Belajar Senjata 2 Tahun
-
Catat Tanggalnya! Ada Diskon dan Voucher Belanja Melimpah dari BRI di Outlet Ini
-
Mendikdasmen: Hard Skills Saja Tak Cukup, Ini Keterampilan Utama yang Wajib Dikuasai Gen Z!
-
Review Dream To You: Romansa Hangat Cinta Pertama, Luka dan Impian
-
Kota Makin Padat, Banjir Mengintai: Akademisi Soroti Teknologi Pengendalian Air di PIK2
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?