Suara.com - Putri Fe pernah populer sebagai bidan sporty berkat hobinya olah tubuh di pusat kebugaran. Sekian waktu berlalu, bagaimana kabarnya saat ini?
Sore hari di sebuah pusat kebugaran, seorang wanita tampak bersemangat mengangkat beban dengan kedua kakinya. Meskipun tetesan peluh mengalir dari sela-sela rambut, tak ada guratan lelah di wajahnya. Enteng saja dia mengangkat kakinya naik turun dengan beban sekian kilogram itu.
"Dia mah selalu bahagia setiap ketemu besi-besi itu," ujar salah satu rekannya sambil menunjuk ke arah alat kebugaran yang sedang 'dilahap' oleh Putri.
Ya, wanita dimaksud adalah Putri Fe, personal trainer di Miss Fit Studio Gym, Yogyakarta. Bukan personal trainer sembarangan, Putri Fe berlatar belakang lulusan S2 Terapan Kebidanan.
Alih-alih menerapkan ilmu kebidanan yang dia tekuni selama bertahun-tahun, Putri Fe malah banting setir ke dunia kebugaran. Ada banyak yang membuat takjub dan bahagia.
"Di sini, kita jadi tahu tentang tubuh kita sendiri. Misal kalau aku bulking kotor kemudian cutting, hasilnya akan berbeda dengan bulking bersih. Itu menyenangkan. Semacam bereksperimen dengan tubuh kita sendiri karena hasilnya beda-beda,” ujarnya saat ditemui DewiKu.com pada Sabtu (22/06/2019) pekan lalu.
"Aku sekarang lagi bulking, jadi tubuhku sedang ditingkatkan massa ototnya. Nah, nanti ada waktunya untuk cutting, di mana lemak-lemak dihilangkan dan menyisakan otot yang lebih besar dari sebelumnya," katanya sambil menjelaskan perbedaan istilah bulking dan cutting.
Menghabiskan sore dengan personal trainer cantik ini memang menyenangkan. Dengan ramah Putri Fe berbagi kisah tentang dirinya yang sempat jadi perbincangan beberapa tahun lalu, yakni saat dikenal sebagai bidan sporty.
Lulus D3 Kebidanan di Yogyakarta, dia bekerja sesuai keilmuannya. Sempat merantau ke Ibu Kota juga untuk lanjut studi D4. Namun, rupanya itu benar-benar menjadi awal petualangan kariernya.
Baca Juga: Ajarkan Yoga Tanpa Busana, Personal Trainer Ini Dianggap Terlalu Vulgar
"Di sana aku ambil D4 sambil nyanyi. Pernah masuk label juga. Di Jakarta juga aku sempat ngajar sebelum balik ke Jogja," tutur mantan DJ ini.
Bisa dibayangkan betapa kerennya Putri Fe? Dia seorang bidan, penyanyi, DJ, sekaligus akademisi.
Kembali ke Yogyakarta, dia memutuskan kuliah lagi. Tentu saja S2 Terapan Kebidanan. Hanya saja, itu bukan berarti membuatnya semakin totalitas meniti karier sebagai tenaga paramedis.
"Saya sudah lulus S2, tapi ijazah belum saya urus," ungkapnya sambil terkekeh.
Jadi selama menjalani kuliah magister, Putri Fe mengisi waktu luang dengan nge-gym. Berawal dari iseng, dirinya justru jatuh cinta dengan dunia kebugaran. Nge-gym juga yang membuatnya lupa mengurus ijazah S2 di kampus. Dia kini juga bukan lagi bidan aktif, melainkan fokus menjadi personal trainer.
Ketika ditodong tentang 'durhaka' karena telah meninggalkan ilmu kebidanan, Putri Fe langsung menyangkal. Menurutnya, ada banyak ilmu yang tetap bisa dia terapkan saat menjadi personal trainer, misalnya tentang anatomi tubuh. Dia juga tidak menyesal sudah belajar begitu banyak di bidang kesehatan.
Kepuasan menjadi personal trainer
Peran personal trainer bukan cuma bicara tentang kebugaran. Menurut Putri Fe, personal trainer pun seolah dituntut bisa menginspirasi orang lain, minimal untuk kliennya sendiri.
Dia juga ingin jadi sosok yang menginspirasi orang lain. Itulah sebabnya Putri Fe selalu konsisten menerapkan gaya hidup sehat. Dia sangat puas jika orang lain termotivasi karena melihat dirinya, apalagi kalau itu juga membawa kliennya pada keberhasilan program.
"Aku bangga ketika bisa membuktikan pada klienku sendiri bahwa personal trainer ini nggak cuma jago teori tapi juga membuktikan pada diri sendiri," ujar dia.
Putri Fe lalu menerangkan, mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan memang membutuhkan waktu dan tenaga. Oleh karena itu, dia sangat menekankan pentingnya konsistensi pada kliennya.
"Dulu pernah ada yang protes karena goals yang diinginkan nggak tercapai. Berat badannya nggak turun-turun. Ternyata dia ngaku sendiri kalau makannya masih kacau," jelasnya.
Tugas setiap personal trainer jelas adalah membantu dan membimbing klien. Meski begitu, Putri Fe menekankan, hasil akhir yang dicapai setiap orang tergantung dari kedisiplinan klien itu sendiri.
Itulah mengapa dia berusaha memberi semangat pada kliennya dengan selalu menunjukkan tubuh yang bugar. "Ibaratnya aku bisa membentuk tubuhku seperti ini, berarti kamu juga bisa, asalkan disiplin dan punya kemauan," tegas dia.
Putri Fe juga merasa memiliki misi yang cukup berat sebagai personal trainer wanita. Pasalnya, masih banyak orang, terlebih para wanita, yang berpikir keliru tentang dunia kebugaran.
"Misalkan mitos kalau cewek angkat beban bisa kekar seperti cowok. Itu salah. Nggak semudah itu bikin otot. Hormon cewek dan cowok juga beda. Jadi cewek-cewek nggak usah khawatir," jelasnya mencoba meluruskan.
Jika kebanyakan wanita sudah cukup puas dengan badan yang kurus, menurut Putri Fe, dengan aktif nge-gym, bentuk tubuh yang didapat bisa lebih sempurna. Contohnya, melalui latihan angkat beban.
"Angkat beban itu bisa bikin badan lebih shape, ramping, dan kencang. Jadi terlihat bagus, nggak cuma sekedar kurus,” ungkapnya.
Putri Fe, nge-gym, dan hobi memasak
Tak hanya sibuk menjadi personal trainer, Putri Fe juga giat mengembangkan hobi memasak dengan meluncurkan produk kue bermerek Sunyo. Kuenya berbahan oat alias tepung gandum dan digadang-gadang sebagai camilan terbaik pendukung gaya hidup sehat.
Menurut Putri, gaya hidup sehat yang dia lakoni akan lebih sempurna jika dirinya memiliki camilan sehat pula. Berbekal keyakinan itu, wanita berotot ini mulai mengembangkan bisnis kue sehat.
"Berawal dari brownis, akhirnya produksi kue kering juga. Ada roti tawar dari tepung gandum juga. Selain bahannya yang terbuat dari oat, kue-kue ini juga less sugar, jadi lebih sehat," paparnya.
Putri Fe yang menghabiskan waktu tiga hingga empat kali sepekan di studio gym ini mengaku menghabiskan sisa harinya dalam seminggu untuk sibuk di dapur. Dia memang terjun langsung dalam proses produksi kue sehatnya.
Putri Fe memang sangat mencintai dunia baking. Bagi perempuan yang dulu dikenal sebagai bidan sporty ini, selain nge-gym, hanya ada satu hal yang terlintas di otaknya: bikin kue!
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- 5 Rekomendasi Sepatu Lari Kanky Murah tapi Berkualitas untuk Easy Run dan Aktivitas Harian
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
7 Sampo Selsun untuk Atasi Ketombe dan Rambut Rontok, Mana yang Paling Efektif?
-
6 Shio Paling Banyak Cuan Pada 3 Januari 2026
-
5 Rekomendasi Body Spray untuk Atasi Jerawat Punggung, Mulai dari Rp 70 Ribuan
-
5 Sunscreen untuk Pria yang Nggak Bikin Wajah Abu-Abu, Nyaman Dipakai Harian
-
7 Vitamin Penambah Nafsu Makan untuk Dewasa Paling Ampuh, Harga Mulai Rp9 Ribuan
-
5 Sepatu Nike Ori Diskon hingga 75 Persen di JD Sports, Harga Promo Jadi Rp300 Ribuan
-
Waspada! Ini 12 Gejala Super Flu pada Anak, Virus Mulai Merebak di Indonesia
-
5 Calming Spray untuk Atasi Jerawat Meradang saat Aktivitas di Luar
-
5 Rekomendasi Walking Shoes Lokal Murah 2026: Mulai Rp100 Ribuan, Cocok Buat Gaji UMR
-
5 Pasta Gigi Murah untuk Memutihkan Gigi, Cocok untuk yang Suka Ngopi dan Merokok