Suara.com - Kemunculan MBG TV mendadak viral dan jadi bahan perbincangan publik. Kanal televisi yang dikaitkan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini memicu rasa penasaran masyarakat, terutama soal status dan kepemilikannya. Tak sedikit yang bertanya, MBG TV punya siapa?
Isu ini semakin menarik karena MBG merupakan program strategis pemerintah yang berada di bawah koordinasi Badan Gizi Nasional (BGN).
Ketika sebuah televisi muncul membawa nama MBG, publik tentu menganggapnya sebagai bagian dari kebijakan resmi negara.
Namun, anggapan tersebut mulai dipertanyakan setelah muncul pernyataan mengejutkan dari pejabat BGN.
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi secara terbuka mengaku tidak mengetahui adanya MBG TV. Pengakuan ini semakin memicu rasa penasaran publik dan menimbulkan kontroversi. Berikut ulasan lengkapnya.
MBG TV Punya Siapa? Diklaim sebagai Media Edukasi Gizi Nasional
MBG TV diketahui digagas oleh Forum Jupnas Gizi Indonesia sebagai jaringan televisi edukatif. Kanal ini diperkenalkan sebagai sarana sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis sekaligus media peningkatan literasi gizi masyarakat menuju visi Generasi Emas Indonesia.
Ketua Umum Forum Jupnas Gizi Indonesia, Rival Achmad Labbaika, menjelaskan bahwa MBG TV dirancang khusus untuk menyebarkan informasi seputar kebijakan pemenuhan gizi, pola makan sehat, serta pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang.
Menurutnya, media penyiaran dinilai efektif sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah, pemangku kepentingan, dan masyarakat luas.
Secara jangkauan, MBG TV diklaim telah bekerja sama dengan 15 jaringan televisi terestrial dan mengudara di 13 provinsi.
Baca Juga: Kemenkeu Ungkap MBG Sudah Serap Anggaran Rp 36,6 Triliun per 21 Februari
Wilayah siarannya mencakup Jabodetabek, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, Sumatera Selatan, hingga beberapa daerah di Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku.
Total cakupan siaran disebut telah menjangkau 98 kabupaten/kota, serta dapat diakses secara nasional melalui layanan live streaming di situs resmi JupnasGizi.com.
Waka BGN Bidang Komunikasi: Tidak Tahu Ada MBG TV
Di tengah klaim tersebut, pernyataan berbeda justru datang dari internal BGN. Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik S Deyang, secara terbuka mengaku tidak mengetahui keberadaan maupun peluncuran MBG TV.
"Saya tidak tahu dan BGN juga tidak tahu ada yang membuat MBG TV," kata Nanik, dikutip Kamis (26/2/2026).
Ia menegaskan bahwa sebagai pejabat yang membidangi komunikasi publik, dirinya tidak pernah menerima informasi, laporan, ataupun permohonan izin terkait penggunaan nama MBG untuk sebuah kanal televisi.
Menurut Nanik, jika ada pihak yang menggunakan nama MBG dalam media penyiaran, seharusnya terlebih dahulu berkoordinasi dan mendapatkan persetujuan resmi dari BGN.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama