Suara.com - Pergi ke pesta atau bar untuk menikmati minuman beralkohol sembari hangout dengan teman sudah menjadi budaya di beberapa negara.
Meski begitu, saat tengah meminum bir atau minuman alkohol lainnya, ada baiknya jika seseorang tidak melebihi batas dan merepotkan orang lain.
Hal inilah yang terjadi di Singapura beberapa saat lalu, seperti dilansir dari laman World of Buzz.
Belum lama ini, sebuah video yang diunggah akun ROADS.sg di Internet telah menjadi viral karena menunjukkan pasangan kekasih yang terbaring di pinggir jalan.
Usut punya usut, pasangan tersebut kelewat mabuk malam sebelumnya dan berakhir tertidur di trotoar dengan posisi kaki terjulur ke jalan raya.
Insiden ini sendiri terjadi pada 30 Juni silam, ketika seseorang yang tengah menggunakan trotoar melihat keduanya tertidur di jalan.
Saat itu, lelaki yang melihat keduanya tidur mencoba membangunkan karena khawatir dengan keselamatan mereka.
Namun, meski dirinya sudah berteriak-teriak membangunkan, sepasang kekasih itu tetap saja terlelap di pinggir jalan akibat mabuk.
Pada akhirnya, polisi pun terpaksa harus dipanggil untuk mengamankan pasangan mabuk tersebut.
Baca Juga: Aksi Heroik, Pria Ini 'Selamatkan' Bulu Mata Pacar Saat Mabuk
Menanggapi insiden ini, beberapa warganet pun berkomentar dan mengingatkan agar orang-orang bisa bersikap lebih bertanggung jawab saat minum alkohol.
Di sisi lain, ada pula warganet yang mengomentari jika jalanan di Singapura terlalu bersih dan aman sampai-sampai bisa digunakan untuk tidur saat mabuk.
Wah, ada-ada saja ya.
Berita Terkait
-
Pajak di Tangan yang Tepat, Warga Singapura Dapat Rp 4,2 Juta Per Bulan Imbas Harga Minyak Naik
-
Kok Aneh? Laga Vietnam vs Singapura Gunakan VAR tapi Wasit Tak Datang ke Stadion
-
Kronologi Korwil BGN Kayong Utara Viral Hingga Dimutasi ke Papua
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
Pedagang Martabak Mini Tertidur Saat Jualan, Tas Berisi Uang hingga Kado Anak Dicuri
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bukan Pagar Malnya yang Salah, Diamnya Manajemen Dinilai Bikin Geram
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Lapas Jadi Markas Penipuan Online, Polda Jatim Bongkar Sindikat Emas Palsu
-
Pembangunan RS Regional di Gowa Dekatkan Layanan Kesehatan di Wilayah Pegunungan
-
Jinakkan El Nino Pakai Garam Laut: Ide Brilian atau Malapetaka Baru?
-
Bahlil Buka Suara Soal Ekspor Mineral Tertahan, Kandungan Logam Tanah Jarang Jadi Sorotan
-
Erick Thohir Ketok Palu: Pemilihan Ketum PSSI Resmi Mundur ke Juli 2027, Ini Alasannya
-
Basarnas: Cuaca Buruk Jadi Tantangan Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa II
-
Hujan Deras Tak Surutkan Militansi Suporter Garuda, Pakansari Membara Jelang Indonesia vs Vietnam
-
Bahlil Rem Ekspor Batu Bara, Ekonomi Daerah Terancam Tak Lagi Membara