Suara.com - Uang merupakan salah satu permasalahan rumah tangga yang tak bisa dianggap sepele, karena tak sedikit pasangan suami-istri bercerai akibat persoalan finansial.
Bagi suami yang sudah lelah mencari uang, pasti kesal ketika istri terlalu boros dalam mengelola uang. Apalagi jika dipakai untuk keperluan yang tidak terlalu penting menurut suami, membeli make up misalnya. Ketika perilaku boros istri tidak bisa dikendalikan, suami boleh menegur.
Tetapi, ada cara-cara menegur yang perlu dijaga. Jangan sampai teguran suami membuat hati istri terluka. Seperti dilansir Expertbeacon, Senin (8/7/2019), berikut hal yang tidak boleh dilakukan suami ketika mendapati istrinya punya sifat super boros.
Dilarang sembunyikan sesuatu
Baik, istri boros, tapi jangan menyembunyikan apa pun darinya. Seperti pendapatan-pendapatan tambahan yang Anda terima. Misalnya, bonus tahunan, insentif, atau uang perjalanan dinas. Jika Anda ingin menyimpan, katakan saja. Jangan buat gap antara Anda dan istri soal uang.
Jangan menghakimi
Mumgkin istri mengalami masalah yang sama seperti orang lain yang tidak bisa menghentikan kebiasaan belanja. Jadi jangan hakimi dia boros. Mungkin istri Anda mengalami masalah dalam mengelola uang sehingga dia butuh pertolongan agar dapat mengendalikan nafsu belanjanya.
Tidak perlu merendahkan
Ingat, setiap orang punya anggapan yang berbeda soal uang. Mungkin saja menurut istri yang dia lalukan masih dalam batas wajar. Sedangkan Anda menilai dia terlalu boros. Jadi, sebelum terlanjur merendahkan, samakan dulu persepsi soal nilai uang. Mungkin saja istri boros karena dia memang tak pernah diajarkan berhemat.
Jangan munafik
Sebelum menegur atau menasihati istri, coba periksa bagaimana diri Anda mengelola uang. Apakah Anda sudah bijak? Periksa lagi barang-barang yang Anda beli, kemana uang dibelanjakan, jika masih menemukan barang-barang yang tidak penting, tidak perlu menasihati istri dulu. Perbaiki dulu diri Anda.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih