Suara.com - Siapa yang tidak suka berlibur ke pantai? Terlebih di tengah musim panas, pantai merupakan salah satu destinasi wisata yang cocok untuk bersantai dan melepas penat.
Namun, apa jadinya jika liburan Anda ke pantai dirusak oleh tumpukan sampah, musik keras, dan orang-orang yang membuat keributan?
Selama ini, kita memang sudah kerap mendengar aturan untuk tidak membuang sampah sembarangan dan mengotori pantai.
Namun, selain aturan tersebut, ternyata masih ada hal-hal lain yang perlu diperhatikan agar liburan di pantai menjadi berkesan bagi semua orang.
Dikutip dari laman USA Today, berikut etika berkunjung ke pantai menurut buku "Beach Etiquette" karya Hutchinson dan Ackermann.
1. Tidak duduk terlalu dekat dan menghalangi orang lain
Siapa pun tentu ingin mendapat tempat terbaik di pantai dan menatap panorama yang ada tanpa gangguan.
Maka, sebisa mungkin, hormatilah tempat yang sudah dipilih orang lain dengan cara tidak duduk terlalu dekat atau menghalangi pengunjung pantai lainnya.
Menurut Hutchinson, jarak yang ideal antara satu spot dengan spot duduk lainnya adalah 1,5 meter.
Baca Juga: Pantai Cilacap sampai Jawa Timur Terancam Kena Tsunami 20 Meter
2. Setel musik dengan volume wajar
Ada kalanya, kita ingin menyetel musik dan berpesta bersama teman-teman saat berkunjung ke pantai.
Namun, agar tidak mengganggu pengunjung lain, pastikan volume musik yang diputar tidak terlalu keras ya.
Alternatif lainnya, Anda bisa menggunakan earphone atau headphone sembari menikmati pantai.
3. Awasi anak-anak dengan baik
Bagi orangtua atau keluarga yang ke pantai membawa anak-anak, ingatlah untuk selalu mengawasi mereka dan tidak membiarkan anak-anak berkeliaran sendiri.
Selain dapat mengganggu pengunjung lain, anak-anak yang tidak diawasi juga lebih berisiko tenggelam atau terseret ombak.
Berita Terkait
-
Potret Upacara Melasti dari Berbagai Daerah di Indonesia
-
Dikira Autoimun, Bocah Australia Ternyata 'Ketempelan' Iblis Pantai Melasti Bali hingga ke Australia
-
Ramadan dan Etika Perang: Apakah Kemanusiaan Masih Punya Tempat?
-
Etika Memberi Uang Lebaran dalam Islam, Ini Adab yang Perlu Diketahui
-
Kapal Tangker Bermuatan Avtur Alami Kendala di Perairan Pantai Glagah, Distribusi Dipastikan Aman
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
6 Shio Paling Hoki pada 17 Maret 2026, Siapa Saja?
-
7 Cara Membalas Ucapan Selamat Idulfitri dari Non-Muslim dengan Sopan
-
LDK PPI Tiongkok Region Utara 2026 Cetak Pemimpin Berjiwa SATSET
-
7 Ide THR Lebaran 2026 Selain Uang untuk Keponakan, Edukatif dan Bikin Makin Kreatif
-
Nastar Singkatan dari Apa? Begini Sejarah Unik Hingga Jadi Ikon Idulfitri
-
Intip Gaji Menteri dan Anggota DPR RI, Ada Wacana Bakal Dipangkas Presiden Prabowo
-
Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya
-
Apa Itu Lemomo? Platform E-commerce Blind Box yang Mulai Ramai di Indonesia
-
16 Maret 2026 Tarawih Malam ke Berapa? Ini Keutamaannya
-
Restoran Hikiniku to Come Resmi Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hamburg Panggang di Meja