News / Nasional
Senin, 20 April 2026 | 19:12 WIB
Ilustrasi - Giant Sea Wall Jakarta (Antara/Galih Pradipta)
Baca 10 detik
  • Kepala Badan Pengelola Otorita Pantai Utara, Didit Herdiawan, menyatakan pembangunan tanggul laut raksasa akan dimulai dari wilayah Pantura Jawa.
  • Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama jajaran menteri di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin, 20 April 2026.
  • Proyek tanggul laut raksasa saat ini masih dalam tahap perencanaan konstruksi serta pendalaman terkait pemanfaatan sumber daya lingkungan.

Suara.com - Kepala Badan Pengelola Otorita Pantai Utara, Didit Herdiawan, mengatakan pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall (GSW) akan dimulai dari wilayah Pantai Utara Jawa (Pantura).

Hal ini disampaikan Didit usai rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto terkait rencana pembangunan GSW.

Ia mengatakan pembangunan akan dilakukan secara bertahap mulai dari Pantura.

"Pantura. Iya (bertahap)," kata Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan itu di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/4/2026).

Meski demikian, Didit menegaskan bahwa target pembangunan belum ditentukan.

Ia berujar pembangunan GSW masih dalam tahap perencanaan dan pendalaman terkait konstruksi.

"Karena kan berkaitan sama resources yang ada. Di Indonesia kita manfaatkan semua. Jadi salah satu yang utama adalah kita bisa memanfaatkan soal lingkungan, jadi kita absorb hal-hal yang ada kaitannya dengan waste," kata Didit.

Rapat Bahas GSW

Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri ke Istana Kepresidenan Jakarta untuk rapat membahas tanggul laut atau giant sea wall, siang ini.

Pembahasan dalam agenda rapat tersebut diungkapkan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto.

Baca Juga: Prabowo Minta Ahli Kampus Ikut Garap Tanggul Laut Raksasa, Pantura Jadi Titik Awal

"Nggak tahu ya, cuma mungkin tentang giant sea wall ya, tapi nanti saya lihat dulu ya, nanti saya kabarin," kata Brian saat tiba di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/4/2026).

Terkait kehadirannya, Brian menjelaskan ingin menyampaikan ihwal peran perguruan tinggi dalam program strategis nasional.

"Nanti saya kabarin lagi ya," kata Brian.

Selain Brian, hadir di Istana pada siang ini, di antaranya Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Kepala Badan Pengelola Otorita Pantai Utara yang juga Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan Didit Herdiawan Asha, serta Direktur Utama PT Pindad (Persero) sekaligus Chief Technology Officer (CTO) Sigit Puji Santosa.

Load More