Suara.com - Desa Wisata Lihat Pembuatan Kain Tenun Lombok, Ini 5 Daya Tariknya.
Tidak sah rasanya saat mengunjungi Lombok namun tak lihat langsung kawasan kampung kerajinan kain tenunnya.
Selain memiliki keanekaragaman pesona alam yang indah, Pulau Lombok juga terkenal dengan kerajinan tenunnya. Sehingga Wisata Desa Sukarara Lombok merupakan desa wisata tenunan yang juga menjadi list destinasi yang wajib dikunjungi saat mengunjungi Pulau Lombok.
Desa ini berlokasi di Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Lombok. Lokasi ini berdekatan dengan Pantai Kuta, Tanjung Aan, Desa Sade, dan Desa Banyumulek.
Mudah untuk mengenal lokasinya, karena tepat di teras rumah-rumah adat di desa etrsebut tersebut ada beberapa perempuan yang tampak membuat kerajinan tenun khas Lombok.
Beberapa keunikan dari Desa Sukarara dan hasil kerajinannya menjadikan tempat ini wajib anda kunjungi saat anda berada di Pulau Lombok.
Apa aja sih kelebihan kain tenun Lombom yang cukup populer ini, berikut dirangkum Suara.com:
1. Setiap rumah punya alat tenun dan menenun depan rumah
Kain tenun yang dihasilkan para penenun di Desa Sukarara ini rata – rata adalah buatan home industri (dikerjakan di rumah).
Baca Juga: Kelir Pesona Air Terjun Tiu Pituq di Lombok Utara
Hampir setiap rumah di Desa ini memiliki alat tenun sendiri. Profesi penenun ini hanya digeluti oleh kaum wanita saja, sedangkan kaum pria sebagian besar bekerja sebagai petani.
2. Benang pakan dan benang sintetis sebagai hiasan
Kain Tenun Lombok memiliki teknik berbeda dari pembuatan songket lainnya karena menambahkan benang pakan dengan benang sintetis sebagai hiasan, biasanya berwarna emas atau perak. Warnanya mencolok dan jadi pusat perhatian tentunya.
Hiasan tersebut disisipkan diantara benang lusi. Kadang hiasan ini berupa manik – manik, kerang, atau bahkan uang logam.
3. Benang pilihan
Benang yang digunakan dalam menenun adalah benang – benang pilihan yang sudah terbukti kekuatannya. Sehingga cukup langka dan mahal untuk tenun aslinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Hong Kong Masuk 2 Besar Destinasi Ramah Muslim Terbaik untuk Negara Non-OIC
-
Apa Perbedaan AC dan Air Cooler? Kenali Sebelum Membeli Pendingin Ruangan
-
Genset Diesel vs Bensin: Mana yang Lebih Efisien untuk Rumah Tangga saat Mati Listrik?
-
Akses Menjadi Hambatan Terbesar Literasi di Indonesia
-
6 Zodiak Ini Bakal Dapat Kejutan Besar di Bulan Juli 2026
-
Daripada Rugi karena Mati Lampu Bergilir, Ini 5 Genset Murah Cocok untuk Penghobi Ikan Koi
-
Beda Cushion Luxcrime Hijau dan Ungu: Ini Kandungan, Manfaat, dan Review Pengguna
-
Parfum Aroma Spicy Seperti Apa? Ini Pilihan Scent Terbaik saat Cuaca Dingin
-
Gaji Rp8 Juta Masuk Berpenghasilan Rendah, Ini 5 Hak Istimewa Beli Rumah Subsidi yang Bisa Didapat
-
Bioplastik Digadang Jadi Pengganti Plastik Konvensional: Benarkah Bisa Terurai Lebih Cepat?