Suara.com - Bagi sebagian orang, makan dengan menggunakan sendok, garpu, atau sumpit adalah hal yang lumrah.
Bahkan, banyak pula yang menganggap bahwa menggunakan alat makan adalah bukti kesopanan.
Meski begitu, di beberapa negara, makan dengan tangan kosong adalah sebuah tradisi yang masih dilestarikan hingga kini.
Tak hanya itu, makan pakai tangan juga disebut memiliki manfaat kesehatan dan bisa membuat rasa makanan lebih lezat.
Dilansir dari laman Food Republic, inilah 4 negara yang masih menerapkan tradisi makan dengan tangan beserta aturannya.
1. India
Di India, makan dengan tangan dipercaya dapat membuat seseorang merasa lebih terhubung dengan makanan yang disantap.
Tidak hanya itu, orang India juga hanya menggunakan tangan kanan untuk makan. Caranya, tangan kanan dipakai untuk mengambil daging atau sayuran, lantas diletakkan ke atas nampan.
Setelahnya, barulah mereka menundukkan kepala dan menggunakan ujung jari untuk memasukkan makanan tersebut ke dalam mulut.
Baca Juga: Viral Dua Remaja Bersih-bersih Setelah Makan di Starbucks, Yuk Dicontoh
2. Afrika
Di beberapa negara Afrika, makan dengan tangan merupakan sesuatu yang wajar bahkan saat menyantap sup sekalipun.
Caranya, orang Afrika akan menggunakan fufu atau sejenis tanaman yang direbus dan dihaluskan, lantas dibentuk menjadi bola-bola.
Dengan adonan fufu ini, orang-orang di Afrika Tengah dan Selatan kemudian akan menyendok sup dan memakannya bersamaan.
Tidak hanya itu, hanya ibu jari berserta jari telunjuk dan jari tengah saja yang boleh digunakan untuk makan. Sementara, menjilat jari baru diperbolehkan setelah semuanya selesai makan.
3. Timur Tengah
Berita Terkait
-
Anggaran MBG Menyusut Jadi Rp240,2 Triliun, Sasaran Berkurang 10,8 Juta
-
Dari Dapur ke Piring: Mencegah Bom Waktu Keracunan Program MBG
-
Bukan Anti-Makan Gratis, Ini Alasan Mahasiswa Tolak MBG di Jalanan
-
DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan
-
Di Balik Sepiring MBG: Mengurai Risiko Keracunan dari Dapur hingga Meja Makan Siswa
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut
-
Prabowo Tak Main-Main! Bidik 4 Korporasi di Balik Karhutla Kalimantan, Izin Bakal Dicabut
-
Aktivis Pati Kembali ke Jakarta, Siapkan Massa untuk Aksi 27 Agustus di DPR RI
-
Presiden Prabowo Subianto Bakal Sikat Korporasi Pembakar Hutan Kalimantan
-
Tenxi hingga NDX AKA Meriahkan Primaria Fest 2026, Momen Titip Doa buat Korban Gempa Bikin Haru
-
PB PII soal Rencana Aksi AMPB 27 Agustus: Silakan Tapi Jangan Sebar Politik Kebencian
-
Perluas Jaringan ke Sumut, iCAR Medan City Store Hadir di Centre Point
-
PB PII Wanti-wanti Demo AMPB Pati: Jangan Sampai Ditunggangi dan Picu Kekacauan Lagi