Suara.com - Jika Anda pernah membayangkan ingin menikmati secangkir kopi panas pada ketinggian 15.400 kaki, Nepal harus menjadi salah satu bucketlist yang jangan pernah Anda lewatkan.
Di sana, ada kafe tertinggi di dunia, yang dinamakan World’s Highest Bakery Cafe dan berada di Lobuche, Nepal. Mereka yang sedang dalam perjalanan ke Everest Base Camp, titik awal pendakian sebelum mendaki puncak Everest yang sesungguhnya, akan menemukan kafe ini.
Kafe ini menjadi perhentian penting dalam kehidupan para pendaki, saat di mana mereka akan memulai pendakian tertinggi yang menjadi sejarah bagi hidup mereka.
Para pendaki yang mampir dapat memesan bir, kopi, dan bahkan pai apel yang enak. Mereka bahkan memutarkan film dokumenter di malam hari untuk siapa saja yang sudah merindukan rumah dan berada di tengah belantara berhari-hari.
Pada malam lainnya, Anda mungkin akan minum kopi dengan latar belakang streaming Neil Young di sini.
Dilansir dari Times of India, selain menjadi yang tertinggi di dunia, kafe satu ini menjual pemandangan yang sangat kontras dengan lanskap bulan yang tandus yang biasa dilihat para pendaki.
Hal unik lainnya, Anda membutuhkan waktu lebih lama untuk memanaskan air yang dipakai untuk menyeduh kopi, setidaknya, akan menghabiskan waktu sekitar 15 menit pada ketinggian ini!
Saat Anda dalam perjalanan ke kafe ini, Anda akan melintasi Lobuche Pass. Jalur menakjubkan di ketinggian 16210 kaki, menandai tempat di mana beberapa tugu peringatan bagi pendaki berdiri.
Salah satunya adalah tugu untuk mengenang kematian Scott Fischer, yang meninggal dalam perjalanan kembali dari Everest pada tahun 1996.
Baca Juga: Gunung Arjuna Terbakar, 90 Pendaki Dipastikan Selamat
Meski tubuhnya masih berada di jalur pendakian, Anda dapat memberikan penghormatan kepadanya di monumen Lobuche Pass. Tentu saja, sambil bersulang untuknya dan pendaki lainnya di kafe tertinggi di dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
QRIS dan BI-FAST Jadi Senjata Perkuat UMKM, BI Dorong Pembiayaan Produktif
-
PSSI Harap-Harap Cemas! Klub Belum Kasih Izin, Justin Hubner Absen Bela Timnas Indonesia?
-
Review The Sweater: Pelajaran Sederhana tentang Berbagi dan Peduli
-
Bakal Heboh di Akhir Bulan Ini! Demon Slayer hingga Bloody Smart Siap Tayang di OTT CATCHPLAY+
-
Hadapi Kamboja Malam Ini, Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk John Herdman Putar Otak
-
Persebaya Pecundangi Persija, Bernardo Tavares Bongkar Kunci Sukses Patahkan Taktik Shin Tae-yong
-
AS dan Iran Hentikan Aksi Militer, Harga Minyak Anjlok 5 Persen!
-
4 Shio yang Hidupnya Jadi Lebih Mudah Mulai Hari Ini, Semua Tantangan Terlewati
-
Mojtaba Khamenei Tegas: AS Mau Damai, Suruh Israel Hentikan Serangan ke Lebanon