Meskipun senang berada balkon di kapal pesiar Anda, dan tentu saja Anda akan berada di luar sana dan menikmati waktu, jangan merencanakan pesta larut malam di luar sana, membuat kebisingan dan kekacauan.
Meskipun Anda memiliki balkon kecil yang menyenangkan untuk diri sendiri, pertimbangkan orang lain yang juga mencoba menikmati balkon mereka.
5. Merokok di tempat yang tidak diizinkan
Perokok dan bukan perokok cenderung tidak bergaul, terutama karena mereka berdua melakukan hal-hal yang saling mengganggu. Perokok tampaknya berpikir bahwa aturan merokok tidak berlaku untuk mereka, memilih untuk menjadi licik dan merokok di tempat-tempat yang tidak diizinkan, yang membuat marah kru dan penumpang yang bukan perokok.
Banyak area bebas rokok yang dipilih para perokok karena dan membuat banyak orang mengeluh tentang bau asapnya. Perokok harus tetap pada area yang ditentukan pada kapal pesiar, dan non-perokok harus menjauh dari area tersebut. Kemudian, semua orang akan rukun.
6. Memonopoli kursi di dek kolam renang
Ini adalah salah satu hal menyebalkan bagi kru dan penumpang lain di sebuah kapal. Banyak orang yang memutuskan mengklaim kursi dek kolam renang untuk hari itu. Biasanya orang-orang ini akan keluar ke dek kolam renang di pagi hari dan mengklaim kursi mereka yang tak terhitung jumlahnya dengan meletakkan handuk atau barang-barang di atasnya.
Masalahnya adalah, mereka bahkan tidak muncul sampai sore hari, membuat kursi ini tidak bisa digunakam oleh penumpang lain. Ini tidak hanya membuat marah kru, tetapi juga mengganggu penumpang lainnya.
Sepele sih tapi bisa bikin liburan berantakan karena bermasalah dengan penumpang lain, apalagi dengan kru karena Anda cerobah melakukan hal pantang di atas saat berada di kapal.
Baca Juga: Dari Sari Sarang Semut hingga Fermentasi Kelapa, 4 Minuman Segar Khas Papua
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar