Suara.com - Butuh 5 Jam Perjalanan, Intip Suasana Berkurban di Pulau Terpencil Sapudi Madura
Pulau Sapudi merupakan pulau terpencil yang terletak di wilayah Madura.
Akses menuju pulau ini tidak mudah. Untuk itu, patut bila pada perayaan Idul Adha kali ini, Pulau Sapudi mendapat perhatian lebih.
Menuju ke Sapudi, Anda akan dihadapkan dengan perjalanan menyeberangi laut dengan waktu tempuh 4-5 jam serta ketidakpastian dari kapal penyeberangan, yang seakan-akan membuat pulau ini terisolir dari kehidupan modern kota lainnya, terutama di Jawa maupun Madura.
Menyambut hari raya Idul Adha 1440 H, kali ini Pulau Sapudi menjadi lokasi sasaran pemberian hewan kurban. Sebanyak 100 ekor Domba dikirimkan ke Pulau Sapudi untuk disembelih dan dibagikan dagingnya.
"Kurban di Pulau Sapudi merupakan kurban pertama dan terbanyak bagi masyarakat Pulau Sapudi, total penerima manfaat di wilayah ini mencapai 725 kepala keluarga, saya berterima kasih kepada Dompet Dhuafa yang sudah berkontribusi dalam kurban tahun ini, semoga di tahun berikutnya dapat terlaksana kembali," ujar Amuryanto Penanggung Jawab Kepala Desa Prambanan melalui siaran pers yang diterima Suara.com, Minggu, 11/08/2019.
Selain hal itu penggunaan besek bambu masih diminati masyarakat Pulau Sapudi dijadikan sebagai wadah daging maupun wadah belanjaan.
"Terima kasih banyak atas bantuan berupa daging kurban di Pulau Sapudi, terutama Desa Prambanan, karena Desa ini sering berkurban namun hanya jumlah sedikit sehingga kami jarang bahkan ada yang tidak mendapatkan sama sekali daging kurban setiap pelaksanaan," ujar Mayuto salah satu warga Pulau Sapudi, dengan latar belakang rumah yang masih reot akibat gempa 8 bulan yang lalu.
Untuk diketahui, Sapudi merupakan wilayah yang gersang dan hanya ditanami rumput liar, tidak menyebabkan mereka kesulitan air bersih, bahkan air melimpah dikala musim kemarau menerpa wilayah Jawa dan Sekitarnya.
Baca Juga: Meneruskan Kebiasaan, Anies Sembelih Sendiri Sapi Kurban Limosin 1,2 Ton
Domba-domba tersebut diantarkan melalui perahu selama 5 jam menuju Pulau Sapudi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Terpopuler: Dicopot Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Segini Tapi Kekayaannya...
-
5 Lipstik Lokal untuk Makeup Bold, Warna Intens Elegan dan Tahan Seharian
-
Mengapa Benjamin Netanyahu Mengubah Namanya? Ini Nama Asli PM Israel
-
Profil Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi
-
5 Parfum Ahmed Al Maghribi Termurah, Wangi Mewah ala Asia Tengah
-
6 Shio Paling Hoki pada 11 April 2026: Banjir Cuan di Akhir Pekan
-
5 Urutan Skincare Pagi Azarine Bright & Glow Booster untuk Mencerahkan Wajah Kusam
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Mirip Onitsuka Tiger, Harga Mulai Rp 100 Ribuan
-
Harga 4 Parfum Refill YSL, Wangi Mewah dan Tahan Lama
-
Harga Sabun Cuci Muka Barber Daily Berapa? 3 Tipe Facewash Terbaik Buat Pria