Suara.com - Sejak Juli lalu, Agnez Mo tampil beda dengan gaya rambut cornrows. Ia menggunakan wig panjang hitam berkepang melewati bahu. Kulitnya pun terlihat lebih gelap dan eksotis.
Meski terlihat cocok dengan tampilan itu, tak sedikit warganet yang mengkritiknya. Penampilannya itu mendapatkan cibiran dari warganet Indonesia karena Agnez Mo dinilai tidak memiliki identitas.
Pelantun "Coke Bottle" ini dianggap mengikuti orang kulit hitam. Sebab, rambut cornrows sendiri memang ciri khas orang Afrika.
"Cakep yang dulu natural.... Jadi diri sendiri itu lebih baik," ungkap salah satu warganet.
"Nggak perlu maksa itemin badan dan ikuti gaya orang lain, tunjukin aja apa adanya, tunjukin aja diri apa adanya, kalau putih ya putih aja, nggak perlu jadi kayak gaya orang luar, supaya orang luar menghargai identitas kita," ungkap yang lain tak kalah nyinyir.
Meski mendapat banyak cibiran, tampaknya gaya rambut Agnez Mo tersebut masih terkait dengan kebutuhan visual proyek single terbaru penyanyi satu ini.
Dalam unggahan Instagram Agnez Mo baru-baru ini, ia mengunggah foto bersama beberapa perempuan asal Papua.
Agnez Mo sendiri terlihat hanya mengenakan sejenis baju renang atau swimsuit berwarna putih. Ia kemudian melengkapinya dengan pernak-pernik asli daerah paling timur Indonesia itu. Rambut cornrows pun semakin membuat penampilan Agnez Mo stunning!
Baca Juga: Baru Saja Ulang Tahun, Intip Outfit Ratusan Juta Rupiah Agnez Mo
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Kalimantan dan Bali Bakal Dikeliling Transportasi Kereta Api
-
Pengguna QRIS Capai 65,77 Juta, Diterima di 44,68 Merchant
-
Wamenko Polkam: Pemulihan Korban Terorisme Jadi Tanggung Jawab Mutlak Negara
-
Pasokan Melimpah, Panas Bumi yang Terbuang Bakal Diolah Jadi Listrik 45 MW
-
Ada Suara Gemuruh saat Gempa Bantul, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Proses Fotosintesis pada Tumbuhan: Pengertian, Tahapan, dan Manfaatnya
-
Mantan Dirdik Jampidsus Sebut Penetapan Tersangka hingga Penahanan Febrie Tak Lazim
-
Sikat Pembakar Hutan! Kapolri Pastikan Beberapa Pelaku Karhutla Sudah Diringkus
-
Siap Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Aliansi Masyarakat Jakarta Minta Ibu Kota Kondusif
-
Review Serial Reacher Season 2: Drama Kriminal Penuh Adrenalin dan Taktik!