Suara.com - Kabar baik teruntuk kamu para pengguna sepeda, sebab PT Kereta Api Indonesia kini memperbolehkan penumpang membawa sepeda ke dalam kereta.
Dengan catatan, jenis sepeda yang diizinkan masuk ke dalam kereta hanya sepeda lipat dengan berat maksimal 20 kg dan memiliki roda berukuran maksimal 22 inci.
Peraturan ini juga berlaku untuk KRL Commuterline, KA Bandara dan LRT Sumatera Selatan. Khusus KRL Commuterline, sepeda lipat yang diperkenankan masuk hanya yang memiliki dimensi maksimal 100 x 40 x 30 cm.
Sepeda lipat kemudian wajib disimpan di dalam kereta penumpang, tidak diperkenankan disimpan di dalam kereta makan maupun pada sambungan antarkereta.
Saat disimpan, sepeda lipat harus dalam keadaan terlipat, dimasukkan ke dalam bagasi maupun ruang kosong di sekitar kursi masing-masing penumpang.
Penyimpanannya diharapkan diatur sedemikian rupa sehingga tidak menimbulkan kerusakan pada kereta dan tak mengganggu kenyamanan penumpang lainnya.
Hal yang sama juga berlaku pada stroller atau kereta bayi. Kereta bayi boleh dimasukkan ke dalam kereta hanya dalam kondisi terlipat dan penyimpanannya tidak mengganggu penumpang lain.
Berita Terkait
-
Harga Motor Yamaha September 2026: Dari Skutik Harian hingga Trail Kompetisi
-
Fork Sepeda MTB Paling Bagus Merek Apa? Cek 5 Rekomendasinya
-
Mending Sepeda Lipat atau Sepeda Gunung untuk Olahraga Akhir Pekan? Ini Perbedaannya
-
Apa Penyebab Rem Hidrolik Sepeda Gunung Blong? Ini 8 Cara Bleeding
-
Mengenal Groupset Shimano untuk Sepeda Gunung, dari Level Rendah hingga Tertinggi
Terpopuler
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- Kipas Angin Model AC yang Resmi dan Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasinya
- Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada
- 4 Shio Beruntung 6 September 2026, Hidup akan Lebih Ringan
Pilihan
-
Amarah Warga Pati Meledak, Kiai Sekaligus Tokoh Pemerintahan Cabuli Santriwati
-
Siswa SMK di Karo Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, Amnesty Desak Program Disetop
-
Gunung Anak Krakatau Masih Siaga, 6 Kali Erupsi Strombolian Terekam
-
Gunung Anak Krakatau 'Muntah-muntah' Lagi Selasa Pagi Ini, 3 Kali Erupsi
-
Bandara Soetta dan Halim Mulai Dibuka untuk Penerbangan
Terkini
-
Dino Patti Djalal Nasihati Seskab Teddy Main Pulpen di Hadapan Putin
-
Mengenal Perbedaan Humektan, Emolien, dan Oklusif dalam Pelembap yang Punya Fungsi Berbeda
-
Lawan Persib Bandung Sudah Hadir? Pemain Asing Kesembilan Persija Jakarta Merapat Pekan Ini
-
Ratusan Anak Keracunan hingga Ratusan Dapur Ditutup: Ada Apa dengan Program Makan Bergizi Gratis?
-
Lahar Dingin Sinabung Turun Akibat Hujan Deras, Warga Karo Diminta Waspada
-
Karhutla Ancam Wilayah IKN, Luasan Terdampak Capai 458 Hektare
-
Bocoran Seatplan dan Benefit Fan Meeting Gong Yoo di Jakarta, Harga Tiket Dijual Mulai Rp1,75 Juta
-
PDIP Sebut Pidato AHY Sarat Pesan Politik, Ada Ketidakpuasan di Kabinet Prabowo?
-
Pangeran Harry Resmi Jadi Rakyat Biasa Pulang ke Inggris
-
Setrika Uap vs Setrika Biasa, Lebih Bagus Mana? Ini Kelebihan dan Kekurangannya