Suara.com - 5 Fakta Menarik Harpelnas yang Jatuh Setiap Tanggal 4 September.
Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) yang diperingati pada tanggal 4 September setiap tahunnya, kerap dimeriahkan dengan berbagai macam kegiatan seru dan menarik dari seluruh elemen industri, untuk memanjakan loyalitas dari pelanggan mereka.
Bagi para pengusaha, profit seharusnya bukanlah hal yang utama. Tapi keberhasilan lain dalam sebuah bisnis ialah bagaimana mereka dapat memuaskan para pelanggannya. Inilah yang menjadi awal mula tercetusnya Harpelnas.
Nah, ingin tahu awal mula Harpenas ditetapkan dan apa saja fakta menariknya, simak yuk daftar yang sudah Suara.com rangkum untuk Anda.
1. Dicetuskan pada 2003 oleh seorang pengusaha asal Solo, Jawa Tengah
Harpelnas yang jatuh pada hari ini, Rabu (4/9/2019), pertama kali dicetuskan oleh seorang pengusaha asal Solo bernama Handi Irawan. Handi sendiri memulai kariernya di dunia pakar pemasaran pada Frontier Consulting Group, sebuah perusahaan riset dan konsultasi marketing yang dirintisnya sejak tahun 1997. Bahkan karena idenya ini, Handi sempat dinobatkan sebagai Bapak Kepuasan Pelanggan pleh Harian Bisnis Indonesia.
2. Logo Harpelnas
Logo Harpelnas dikarang oleh salah satu The Best Ad Designer Indonesia yang menggambarkan senyum manusia dengan dasar warna hijau, . Ini mengartikan bahwa sebuah senyuman manusia yang tulus, menandakan sebuah kepuasan. Sementara itu, pemilihan warna hijau menggambarkan kesejukan, rasa bersahabat dan keramahan, sedangkan pemilihan tipologi huruf kecil melambangakan sifat kerendahan hati dan keinginan untuk selalu berkembang.
3. Harpelnas milik Nasional
Baca Juga: Ulang Tahun ke-34, Dufan Tebar Diskon dan Bikin Perayaan Khusus!
Saat Handi Irawan mencetuskan Harpelnas, dia menekankan bahwa hari ini bukanlah hanya milik perusahaannya semata (Frontier), juga bukan milik perusahaan BUMN dan swasta saja, tapi Harpelnas ia gagas untuk bisa dirayakan secara nasional. Karenanya, setiap tanggal 4 September, siapapun bebas merayakan Harpelnas.
4. Tujuan Harpelnas
Saat pertama kali menginisiasi ide ini, Handi Irawan menginginkan jika Harpelnas dapat dijadikan sebagai momen untuk memompa semangat perusahaan untuk memuaskan pelanggan. Bagi para pelaku dunia bisnis, layanan dan usaha, pelanggan sering kali diibaratkan sebagai seorang raja karena perannya yang sangat penting demi kelangsungan sebuah industri. Jadi sudah selayaknya para pelaku di dunia bisnis dan usaha memberi penghargaan bagi pelanggan mereka, sebagai bentuk rasa terimakasihnya.
5. Dibanjiri dengan promo dan diskon
Salah satu cara pelaku bisnis dan usaha memberikan apresiasi terhadap pelanggan mereka, adalah dengan memberikan promo dan diskon menarik khusus Harpelnas. Jadi, saat Harpelnas, jangan lupa untuk berburu promo dan diskon, yang sudah disediakan oleh masing-masing pelaku bisnis dan usaha ya. Mulai dari kuliner, kecantikan, fashion, hotel, telekomunikasi hingga taman bermain. Promo dan diskon menarik diharapkan dapat memanjakan pelanggan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?