Suara.com - Pernahkah Anda membayangkan rasanya tidur di dalam hotel yang berlokasi di tengah kebun binatang?
Meski terdengar baru, konsep ini ternyata tak mustahil di Taronga Zoo, sebuah kebun binatang di Australia yang menawarkan paket menginap super nyaman bagi wisatawan.
Bukannya menggunakan tenda atau diminta tidur di aula, wisatawan di Taronga Zoo dapat menginap di hotel unik nan modern yang berlokasi di dalam kebun binatang.
Paket itu sendiri dinamai Taronga Zoo's Wildlife Retreat dan akan mulai dibuka pada 10 Oktober 2019 nanti, seperti dilaporkan laman Travel and Leisure.
Nantinya, wisatawan dapat tidur di kamar hotel tipe suite yang terletak di dalam suaka binatang dan bersebelahan dengan kebun binatang. Total, ada 62 kamar ramah lingkungan di sini.
Bagi tamu yang menginap di Taronga Zoo's Wildlife Retreat, mereka bisa tidur sembari melihat koala, platipus, burung-burung eksotis, dan binatang lokal Australia lainnya.
Tak hanya itu, kamar di Taronga Zoo juga memiliki pemandangan langsung ke pelabuhan Sydney Harbor.
Selain mengamati binatang dari kamar, tamu-tamu Taronga Zoo's Wildlife Retreat tentunya juga akan mendapat fasilitas berbeda dari pengunjung kebun binatang biasa.
Beberapa fasilitas tersebut di antaranya adalah tur kebun binatang setelah tutup, sarapan dalam bentuk buffet, dan masuk kebun binatang secara gratis.
Baca Juga: Mewahnya Rumah Luwih, Hotel Bintang Lima Milik Ibu Nagita Slavina
Yang lebih menarik, tamu juga akan diajari berbagai macam hal sehubungan dengan konservasi binatang.
"Agar kebun binatang tetap relevan, kami harus tetap berkembang," ujar Cameron Kerr, CEO Taronga Zoo. "Lewat Wildlife Retreat, kami akan menumbuhkan koneksi yang tulus antara tamu dan alam liar Australia dan mengajari mereka untuk peduli pada hewan-hwan yang ada."
Diketahui, uang yang dikeluarkan wisatawan untuk menginap di hotel ini nantinya akan diberikan untuk program konservasi binatang.
Per malamnya, kamar hotel di tengah kebun binatang ini dihargai USD 790 atau sekitar 11 juta rupiah.
Travelers berminat tidur di tengah kebun binatang?
Berita Terkait
-
Ditegur Tak Gubris, Dua WNA Diduga Berbuat Asusila di Pekarangan Rumah Warga di Bali
-
Negara Tetangga RI Tiba-tiba Alami Ledakan Pengangguran, 15.800 Lapangan Kerja Hilang
-
Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777
-
7 Destinasi Cantik di Australia Barat untuk Liburan Keluarga, dari Danau Pink hingga Pantai Kanguru
-
'Binatang Jalang', Noda Chairul Anwar dalam Skema Korupsi Pakan Binatang
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
Terkini
-
Botok: Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Desember, Dasco, Saan, dan Cucun Siap Mundur
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Tantang Sumpah Pocong! Botok Bantah Aksi Rakyat Pati di DPR Ditunggangi Jokowi
-
Apa Manfaat Tabir Surya dengan Kandungan Anti-Penuaan?
-
Perkantoran WFH Imbas Demo, Pendapatan Ojol Anjlok
-
Dukung Koperasi dan UMKM Bertumbuh, BRI Dapat Anugerah di Koperasi Awards 2026
-
Millie Fleurs Poison Garden, Taman Beracun yang Berubah Menjadi Indah
-
Rahasia Mesin Tetap Awet di Tengah Kemacetan dan Putaran Tinggi
-
Bubar pada Agustus 2027, 7 Lagu Ballad SCANDAL yang Wajib Masuk Playlist
-
Otak Serangan 9/11 Khalid Sheikh Mohammed Akan Jalani Sidang Militer Tahun 2028, Kok Lama?