Suara.com - Suka Pakai High Heels? Lakukan Gerakan Ini untuk Perlancar Peredaran Darah.
Banyak perempuan menganut istilah beauty is pain, yang mana mereka rela menahan sakit agar terlihat cantik memesona. Salah satunya dengan membiarkan kaki jinjit berjam-jam supaya tubuh jadi lebih tinggi dan kaki jenjang dengan memakai high heels.
Akan tetapi, dokter spesialis fisik dan rehabilitasi, dr. Tjie Haming Setiadi, Sp.KFR., mengatakan, memakai high heels atau sepatu hak tinggi sebetulnya tidak baik bagi kesehatan karena otot akan mengeras dan peredaran darah jadi tidak lancar.
"Kalau pakai high heels posisi kaki kan akan jinjit terus. Akibatnya otot kaki, betis, dan otot-otot lainnya akan kekurangan darah lalu mengeras. Kalau dibiarkan efeknya bisa naik ke atas. Mulanya dari betis, lalu lutut, pinggul, pinggang, punggung, leher, bahkan hingga kepala," ujar dokter Haming saat ditemui Suara.com belum lama ini di Jakarta.
Untuk itu, dokter Haming menyarankan bagi perempuan yang suka pakai high heels berjam-jam, bahkan sampai seharian, sebaiknya lakukan peregangan otot beberapa jam sekali. Buka sepatu di sela waktu duduk dan lakukan beberapa gerakan.
"Kalau sedang duduk sepatunya bisa dibuka di kolong meja. Lalu luruskan kaki seperti melepas pedal rem. Kemudian lilitkan handuk, di telapak kaki dan tarik. Tapi jangan sampai tidak bernapas. Karena biasanya ketika menahan sesuatu napas otomatis tertahan. Untuk itu berhitung saja sampai 20 kali agar tetap bisa napas," paparnya.
Cara itu bagus sekali dilakukan kalau sehari-hari tidak sempat stretching. Lakukan gerakan tadi pada sore hari saat kaki sedang regang-regangnya.
"Namun, demi kesehatan sebaiknya jangan pakai sepatu hak tinggi serjam-jam. Kalau bisa ya cukup satu sampai dua jam sajalah sehari," tandasnya.
Gerakan untuk perlancar peredaran darah ini untuk pemakaian high heels yang tidak berlebihan alias berjam-jam. Jadi tetap biarkan kaki Anda berpijak dan rileks setelah memakai high heels.
Baca Juga: Hajar Model Pakai High Heels Saat Mabuk, Mahasiswi Ini Diskors
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Naik KRL Hingga Shuttle Gratis, Ini Akses Mudah ke BNI wondrX 2026
-
3 Fitur Tersembunyi Camera Assistant untuk Maksimalkan Kamera Galaxy A57 5G dan A37 5G
-
Direktur Perusahaan Buronan Korupsi Bank Sulselbar Ditangkap di Jakarta
-
Dekonstruksi Buddy-Cop yang Segar dan Nyeleneh dalam Film 'The Nice Guys'
-
Jangan Paksa Tubuhmu: Mengenal Pentingnya Recovery Day dalam Rutinitas Olahraga
-
Jurus Jangka Panjang Pramono Anung Atasi Tawuran: Alihkan Energi Anak Muda ke Olahraga
-
Rice Cooker Cosmos Ada Berapa Ukuran? Ini Daftar Lengkapnya untuk Keluarga Muda dan Pebisnis
-
5 Rekomendasi Hybrid Sunscreen Lokal Terbaik Tanpa Whitecast dan Efek Kusam sesuai Review
-
Prabowo Pimpin Rapat Karhutla Kalimantan: Siapa yang Bisa Kasih Saya Presentasi?
-
KPK Periksa Stafsus Menhut Raja Juli, Dalami Dugaan Suap Bupati Kuansing