Suara.com - Long Bawan Krayan, desa adat suku Dayak Laundayeh ini bertempat di ketinggian 700 hingga 1200 meter di atas permukaan laut. Kawasan dataran tinggi nan permai ini berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia.
Bertempat di kawasan perbukitan, Desa Long Bawan Krayan memiliki permukaan datar yang memungkinkan penduduknya membangun rumah dan bercocok tanam.
Menyambangi desa cantik ini, akan kita simak ladang pertanian warga nan subur dan diolah secara organik. Ladang tersebut menghasilkan produk berkualitas macam beras Adan Krayan yang dikirim ke Brunei Darussalam.
Selain itu, warga setempat juga membudidayakan apel yang diperoleh dari lahan dataran tinggi nan subur. Serta garam super yang diambil dari sumur air kering nan asin dan kaya yodium.
Selain menikmati pesona alamnya, kita juga dapat menyambangi situs kuburan batu masyarakat Dayak Laundayeh hingga batu ukir yang menceritakan sejarah heroik para pahlawan setempat.
Di desa ini, listrik hanya beroperasi dari pukul 6 sore hingga 12 malam lho. Dan satu-satunya transportasi yang dapat digunakan menuju Desa Long Bawan yakni pesawat komersial yang bertolak dari Tarakan menuju Nunukan di Kalimantan Utara.
Tag
Berita Terkait
-
Bikin Geleng-Geleng! 5 Desa di Indonesia dengan Aturan yang Tak Bisa Kamu Temukan di Tempat Lain
-
Ada Ritual 'Tepung Tawar' Suku Dayak di Tengah Aksi Massa Kaltim, Apa Maknanya?
-
Nasib Kaharingan: Agama Asli Dayak yang Terancam Hilang oleh Aturan
-
Kasus Deforestasi PT Mayawana, Kepala Adat Dayak Penjaga Hutan di Kalbar Dijadikan Tersangka
-
Rizky Kabah, TikToker yang Dilaporkan Hina Suku Dayak?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan