Suara.com - Nyaris setiap hari, abu jenazah dilarung ke dalam Sungai Gangga di tepi kota suci, Varanasi, India.
Nyaris setiap hari pula, umat Hindu dari berbagai daerah memohon pengampunan pada para dewa dengan membasuh diri mereka menggunakan air di sungai ini.
Bagi umat Hindu, air di Sungai Gangga yang mengaliri kota suci, Varanasi diyakini dapat meluruhkan segala dosa. Bahkan konon, usai berperang, para pandawa memohon ampun lantas membasuh diri mereka di sungai yang membentang sepanjang 2.525 km tersebut.
Sebab kesakralan Sungai Gangga pula, para Kashivasis berkumpul di kota Varanasi.
Kashivasis, kaum yang telah memasrahkan hidup dan jiwanya demi menyongsong kehidupan setelah mati ini bahkan disediakan tempat menginap khusus oleh otoritas setempat.
Selama berada di penginapan, para Kashivasis akan menghabiskan waktunya dengan berdoa, beribadah dan bercengkrama bersama penghuni lainnya.
Para Kashivasis juga tidak diperbolehkan melakukan aktivitas maupun mengonsumsi makanan yang dianggap tidak murni dan terlarang dalam ajaran Hindu, macam bawang, telur, dan daging.
Mereka juga tidak diperbolehkan berjudi dan melakukan aktivitas seksual.
Mayoritas Kashivasis yang menyambangi Varanasi merupakan mereka yang berusia sepuh, di atas 60 tahun.
Di kota suci ini, mereka akan menginap di pondokan dengan harga sewa dan waktu menginap yang bervariasi. Ada yang hanya 15 hari, ada pula yang memiliki durasi hingga para Kashivasis menghembuskan nafas terakhir dan siap dikremasi.
Para pengelola pondokan pun cenderung memilih Kashivasis yang memiliki keluarga maupun wali yang menjaga mereka hingga maut menjemput. Sebab para pengelola pondokan tidak menyediakan akomodasi selain tempat menginap bagi para Kashivasis.
Saat kremasi pun, para Kashivasis akan diserahkan pada keluarganya masing-masing.
Seluruh jenazah yang siap dikremasi akan dibakar di Manikarnika dan Harishchandra ghat, di tepi Sungai Gangga.
Saat daging tubuh jenazah yang dikremasi meleleh hingga terbakar menjadi abu lantas dilarung dalam Sungai Gangga, para imam dan keluarga akan terus menggumankan doa agar jiwa-jiwa mereka dibebaskan dari segala derita.
Berita Terkait
-
Prabowo Mau Borong Rudal BrahMos dari India, Ekonom Ingatkan Risiko Utang Rp7 Triliun
-
Sinopsis Maa Behen, Film Terbaru Madhuri Dixit dan Triptii Dimri di Netflix
-
Writing with Fire Bukan Film, Mengulik Orang-Orang yang Menolak Dibungkam
-
10 Hari Jelang Kick-off Warga India Akhirnya Bisa Nonton Piala Dunia 2026 tapi...
-
Sinopsis House of Secrets: The Burari Deaths, Kisah Nyata 11 Anggota Keluarga India Tewas Misterius
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Promo Alfamart Terbaru 14 Juni 2026: Diskon Scora, Sunsilk, Kahf, Rinso, hingga MamyPoko
-
1 Muharram dan 1 Suro Apakah Sama? Begini Asal-usul dan Perbedaannya
-
Moisturizer Dipakai sebelum Cushion? Ini Trik agar Makeup Menempel Sempurna dan Tidak Patchy
-
Beda Fixing Spray dan Setting Spray: Serupa tapi Tak Sama, Kenali Fungsinya
-
Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriah 1448 H: Arab, Latin, hingga Waktu Terbaik Membacanya
-
Lirik Lagu Menteri Durmagati dan Maknanya, Karya Satir Politik dari Grup Musik Ponorogo
-
5 Lampu Emergency Tahan Lama untuk Antisipasi Listrik Padam, Ada yang Awet 20 Jam
-
Kapan 1 Muharram 1448 H? Ini Tanggal Pastinya Versi Kemenag, Muhammadiyah, dan NU
-
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Maroko yang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
5 Warna Lipstik yang Tidak Direkomendasikan untuk Pemilik Kulit Sawo Matang