Suara.com - Mencuci rambut atau keramas di malam hari setelah pulang kerja, jadi cara banyak orang agar tubuh segar dan kembali rileks. Tapi sayangnya, alih-alih bermanfaat, keramas di malam hari justru cenderung merusak kesehatan rambut.
Mengutip laman Times of India, Jumat (20/9/2019), berikut 3 alasan kenapa kamu sebaiknya tak lagi keramas di malam hari.
1. Kamu akan tidur dengan rambut masih basah
Kemungkinan besar kamu akan tidur dalam kondisi rambut masih basah. Ini sangat tidak disarankan. Selain membuat bantal basah dan berpotensi menyebabkan kamu jadi pusing dan masuk angin, hal ini juga akan membuat rambut kamu lebih kusut di pagi hari. Hal ini terjadi karena kultikula rambut akan tetap terbuka setelah keramas akibat gesekan-gesekan saat kamu tidur.
2. Memicu pertumbuhan jamur dan ketombe
Rambut yang basah dan terbawa tidur akan memicu pertumbuhan jamur, ketombe, rambut rontok, dan infeksi pada kulit kepala. Ini terjadi karena kuman-kuman akan berkembang pesat saat keadaan kulit lembab dan dibiarkan selama berjam-jam. Apalagi jika keesokan harinya kamu tidak segera mengganti bantal yang basah tersebut. Bakteri yang sudah terlanjur berkembang di bantal tersebut, akan kembali menginfeksi saat kamu tidur di bantal yang sama keesokan harinya.
3. Memicu bad hair day
Alih-alih rambut terlihat rapi dan tercium bau harum di pagi hari, kamu malah akan mendapatkan rambut kusut dan bau apek. Iya, saat tidur kita tentu sulit mengontrol pergerakan badan, sehingga rambut dalam keadaan basah terus tergesek-gesek ketika kita bergerak. Dan, karena tidak mendapat udara yang cukup, rambut menjadi lebih lama kering dan menghilangkan wangi sampo yang tadi kamu pakai.
Lalu harus bagaimana dong? Nah, dari pada repot bangun pagi hanya untuk keramas, cobalah cari solusi sederhana. Misalnya, pastikan rambut kamu benar-benar kering sebelum tidur. Lalu aplikasikan sedikit kondisionder dan jangan ikat rambut saat tidur. Menggunakan sarung bantal sutra juga bisa dicoba agar rambut tidak rusak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Ciri-Ciri Kulkas Boros Listrik, Kenali sebelum Tagihan Membengkak
-
6 Cara Mencegah Bunga Es Muncul di Kulkas agar Mesin Tidak Cepat Rusak
-
3 Aluminium Foil Insulasi untuk Menahan Panas Pada Atap Seng, Rumah Adem dan Tak Berisik
-
5 Cara Atasi Saluran Air Mampet Akibat Tanah atau Lumpur di Rumah
-
Mengenal Kandungan PDRN dalam Skincare, Bahan Aktif Viral yang Bikin Kulit Kencang dan Glowing
-
Cushion Mini yang Bagus Merek Apa? Ini 3 Pilihan Mungil dengan Hasil Maksimal
-
4 Cara Pakai Soda Api untuk Atasi Saluran Air Mampet akibat Rambut atau Lumpur
-
Selain Koi, 6 Ikan Ini Dipercaya Membawa Keberuntungan Menurut Feng Shui
-
4 Cara Atasi Pompa Air yang Harus Dipancing Terus-menerus
-
4 Posisi Kamar Mandi yang Baik Menurut Feng Shui agar Hunian Lebih Nyaman