Suara.com - Perusahaan Airbnb dikenal sebagai salah satu perusahaan andalan travelers dalam mencari penginapan. Mulai dari hotel murah hingga rumah untuk Staycation, semuanya dapat ditemukan di Airbnb.
Yang terbaru, Airbnb menawarkan paket menginap di Antartika. Bukan sekadar liburan, penginapan di Antartika ini ternyata punya tujuan mulia.
Dinamai paket Antarctic Sabbatical, Airbnb rupanya berharap untuk memperkenalkan dampak langsung dari perubahan iklim kepada tamu-tamunya.
Dikutip dari laman Travel and Leisure, Airbnb telah bekerja sama dengan organisasi Ocean Conservancy dan siap membayari 5 orang beruntung untuk menginap di Antartika.
Nantinya, kelima orang ini juga akan menghabiskan waktu dengan ilmuwan bernama Kirstie Jones-Williams untuk melakukan penelitian.
Antarctic Sabbatical sendiri akan dilaksanakan pada bulan Desember mendatang. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan dampak ulah manusia pada iklim di ekosistem paling terisolasi di dunia.
"Dengan memahami dampak dari polusi plastik yang dihasilkan dunia, ilmuwan akan memberi tahu bagaimana cara komunitas global dapat melindungi Antartika dan planet kita," jelas Airbnb.
Acara menginap Antarctic Sabbatical ini juga akan dilakukan selama sebulan lamanya. Sebelum berangkat ke Antartika, tamu akan mendapat pelajaran mengenai ilmu alam di Chile sebelum ke Antartika.
Tidak hanya itu, para tamu juga akan diajak ke Kutub Selatan dan mengeksplorasi situs seperti Drake Icefall, Charles Peak Windscoop, dan Elephant's Head.
Baca Juga: Disebut Mirip Kamar Harry Potter, Airbnb Ini Jadi Viral
Berita Terkait
-
Viral Video Suporter di Antartika Rayakan Kemenangan Argentina ke Final Piala Dunia 2026
-
Mengejar Koruptor Tak Perlu ke Antartika! Cukup Penegakan Hukum Konsisten
-
Dulunya Hutan Tropis Kini Benua Es, Bagaimana Antartika Terbentuk?
-
Nanoplastik ditemukan di Antartika: Bagaimana bisa Sampai ke Sana?
-
Alarm Bumi! Antartika Mulai Mencair dari Bawah, Ilmuwan Ungkap Ancaman Besar
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Cha Eun Woo Ajukan Banding atas Ketetapan Pajak, Agensi Beri Tanggapan
-
Timnas Indonesia vs Vietnam, Rizky Ridho: Kunci Bisa Menang Jangan Mau Diprovokasi
-
Tragedi Petugas Damkar di Kramat Jati Jadi Alarm Bahaya Sampah Ilegal di Jakarta
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara