Suara.com - Antartika selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan paling terpencil dan relatif masih alami di Bumi. Namun, penelitian terbaru menunjukkan wilayah tersebut tidak sepenuhnya bebas dari polusi. Para peneliti menemukan keberadaan nanoplastik di kawasan yang jauh dari aktivitas manusia, memunculkan pertanyaan: bagaimana partikel plastik berukuran sangat kecil itu bisa mencapai Kutub Selatan?
Nanoplastik merupakan serpihan plastik yang berukuran kurang dari satu mikrometer, jauh lebih kecil dibandingkan mikroplastik sehingga hampir tidak dapat dilihat, bahkan dengan mikroskop biasa.
Partikel ini terbentuk ketika plastik berukuran lebih besar terurai akibat paparan sinar ultraviolet, gelombang laut, maupun proses pelapukan lainnya.
Karena ukurannya yang sangat kecil dan ringan, nanoplastik dapat terbawa angin hingga ribuan kilometer, termasuk menuju wilayah kutub. Selain itu, ukurannya yang nyaris tak terlihat membuat keberadaannya jauh lebih sulit dideteksi dibandingkan mikroplastik. Ahli kimia lingkungan Eric Lichtfouse, seperti dikutip Vice, mengatakan penelitian mengenai nanoplastik masih terbatas karena pendeteksiannya membutuhkan teknik analisis khusus.
Temuan tersebut dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports. Peneliti menganalisis 13 sampel tanah permukaan dan empat sampel tanah sedalam 20 sentimeter dari Lembah Taylor dan Wright di kawasan McMurdo Dry Valleys, Antartika, pada Januari 2023. Hasilnya, sekitar 54 persen sampel mengandung nanoplastik.
Penelitian itu juga mengidentifikasi enam jenis plastik, yang didominasi polipropilena (41,9 persen), diikuti partikel aus ban (tire wear particles) sebesar 29,6 persen, serta polietilena sebanyak 14,6 persen.
Temuan ini mengejutkan karena Antartika tidak memiliki penduduk asli maupun aktivitas industri yang signifikan. Meski demikian, berbagai penelitian sebelumnya juga telah menemukan partikel plastik di air laut, salju, lapisan es, hingga garis pantai Antartika, menunjukkan bahwa polusi plastik kini telah menjangkau hampir seluruh penjuru Bumi.
Penulis: Chairunisa
Baca Juga: Tak Hanya Saat Dicuci, Pakaian Ternyata Melepaskan Mikroplastik Saat Dipakai Sehari-hari
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Benarkah Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri? Ini Jawaban Komisi III DPR
-
Tak Hanya Saksi, IPW Sebut 2 Brigjen TNI Satroni Polda Metro Hendak Ambil Paksa Barang Bukti
-
Sudah Jadi Tersangka, Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Resmi Pakai Rompi Oranye Tahanan KPK
-
Gus Lilur Minta Prabowo Segera Rukunkan Polri-Kejaksaan: Jangan Biarkan Beradu
-
Geger Isu Teror di Kantor BGN, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan
-
Garansi Harga BBM Rakyat Kecil Tak Naik, Prabowo Sentil Pengusaha Pakai Lamborghini
-
Prabowo Didesak Turun Tangan, Cegah Konflik Polri-Kejaksaan Makin Melebar: TNI Jangan Ikut Campur
-
Nama Febrie Terseret Isu Korupsi, Habiburokhman: Jika Bukti Kuat Harus Diproses
-
Tragedi di Gorong-gorong Cipayung, 3 Pekerja Proyek Pipa Air Tewas Diduga Keracunan Gas
-
DPR Dukung Kortas Tipikor Bongkar Skandal Batu Bara: TNI-Polri dan Jaksa Harus Solid!