Suara.com - Haram Gunakan Kata Setan dan Iblis, Ini Kata Pemilik Rawon Setan
Keluarnya fatwa Majelis Ulama Islam (MUI) Sumatera Barat yang menyatakan haram hukumnya memberi nama sebuah produk dengan nama neraka, setan, dan iblis, ditanggapi santai oleh pemilik warung Rawon Setan Surabaya.
Anak ke delapan dari pemilik Rawon Setan Ibu Juariah, yakni Putri Wulandari, tak mau memikirkan hal itu lebih jauh. Hal ini dikatakannya saat ditemui Suara.com, Rabu (2/10/2019) malam.
"Masalah fatwa MUI, saya enggak mau berkomentar, yang penting saya jaga kualitas produk saya, dan memakai bahan yang halal. Biar masyarakat saja yang menilai hal itu," ujarnya.
Ia menambahkan, para pekerjanya masih saudara sendiri, karena memang bisnis keluarga dan semuanya muslim.
"Semua pengelola rawon setan muslim, jadi pasti kita tau mana batasan halal-haram. Ini bisnis turun-temurun, saya sama saudara-saudara yang mengelola adalah generasi ketiga. Dari nenek, terus ke ibu, dan sekarang anak-anaknya dari ibu Juariah," ungkapnya.
Putri mengatakan, tidak hanya ulama yang datang, tapi ada juga tokoh-tokoh besar yang berkunjung dan menjajal Rawon Setan.
"Banyak tokoh yang mampir kesini, mantan Menpora Roy Suryo, mantan wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Presiden Gus Dur, dan artis-artis ibu kota," pungkasnya.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Baca Juga: Fatwa Haram PUBG Adalah Reaksi Berlebihan, Minim Landasan Ilmiah
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim