Suara.com - 400 Brand Kecantikan Hadir di Cosmobeaute Indonesia 2019, Yuk Serbu!
Industri kecantikan menjadi salah satu produk yang paling dicari orang saat belanja online di Indonesia, selain industri fashion. Data Statista memperlihatkan pendapatan pasar kecantikan dan perawatan tubuh di Indonesia hampir menyentuh angka US$6,9 miliar (setara 97,6 triliun) pada tahun 2019 di mana 10 persennya berasal dari transaksi online.
Tetapi bagaimana kecenderungan kecantikan tahun 2019? Era make-up satu macam sudah berlalu. Sekarang produksi menjadi lebih pribadi, baik itu parfum, eye shadow ataupun foundation. Produsen pun semakin semarak ditandai dengan bermunculannya private label.
Di sisi lain, industri kosmetika dan kecantikan terkenal banyak menggunakan bungkus plastik, selain karton tidak berguna yang digunakan untuk mempromosikan merek tersebut dalam kotak dan bungkusan cantik.
Pameran Cosmobeaute Indonesia 2019 menghadirkan berbagai teknologi dan produk terbaru yang membentuk tren kecantikan terkini dari rambut hingga ujung kaki yang mengedepankan keberlangsungan lingkungan hidup. Pameran kecantikan terpenting dan terbesar di Indonesia saat ini yang harus didatangi pelaku industri selain untuk mendapatkan insight tren terkini, juga untuk menjalin kerjasama bisnis.
"Cosmobeaute Indonesia adalah pameran dagang terbesar untuk industri kecantikan di Indonesia. Cosmobeaute Indonesia menghadirkan lebih dari 400 brand kecantikan dari 370 perusahaan 14 negara di Jakarta Convention Center, selama tiga hari, mulai dari 17-19 Oktober 2019," ucap Juanita Soerakoesoemah, selaku Event Director PT Pamerindo Indonesia saat ditemui Suara.com, Kamis (17/10/2019).
Pameran kecantikan terbesar ini menargetkan 15 ribu. Di sini terdapat 7 pavilliun negara dari Cina, Jepang, Korea, Polandia, Singapura, Taiwan, dan Thailand. Di pameran ini, para 'pengabdi' skin care, make up, dan alat kecantikan bisa puas berbelanja, mengetahui berbagai hal seputar produk kecantikan, hingga menjalin kerja sama untuk membangun produk dengan merek sendiri.
"Cosmobeaute Indonesia 2019, menghadirkan berbagai bahan inovatif, komponen canggih, kemajuan teknologi, pemasaran kreatif, dan masih banyak lagi. Lebih dari 30 perusahaan siap menjadi pemasok produk untuk mewujudkan privat label," sambungnya.
Selain dukungan bagi pertumbuhan industri kecantikan, event ini juga memberikan perhatian seputar topik hangat di industri kecantikan dunia nengenai industri kecantikan yang berkelanjutan.
Bahwa produk kecantikan tidak hanya membantu pemakainya tampil menarik dan percaya diri, tapi lebih jauh lagi membantu produsen mampu menghadirkan produk ramah lingkungan, baik dalam hal pemilihan bahan, pemrosesan, dan pengemasan.
Baca Juga: Agenda Akhir Pekan, Belajar Aneka Skill Kecantikan di Oh Beauty Festival
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan