Suara.com - Lip Scrub tentunya bukan barang baru lagi di kalangan wanita. Hampir semua kaum hawa mengenal produk perawatan bibir ini meski belum tentu memakainya.
Adalah Sara Happ, sosok wanita cantik yang mempopulerkan lip scrub hingga produknya umum dijumpai seperti sekarang ini.
Sara Happ memulai produksi lip scrub pada tahun 2005-an. Kala itu, ia mencoba mencari produk yang bisa menghaluskan permukaan bibir namun pencariannya di internet berakhir kekecewaan.
Tak ada produk kecantikan yang menjual scrub bibir seperti yang ia harapkan.
"Pada tahun 2005, aku mencari lip scrub di Google dan tak menemukan hasil apapun," ujarnya, seperti yang dilansir dari Money.
Akhirnya Sara membuat sendiri lip scrub berdasarkan bahan-bahan yang mudah ia temui, seperti minyak esensial yang aman dikonsumsi dan gula. Bahan-bahan itu dengan mudah ditemukan di supermarket.
Sara sendiri puas dengan hasil lip scrub yang ia buat karena terbukti ampuh mengangkat sel kulit mati. Permukaan bibirnya jadi lebih halus dan juga cerah merona.
Tak lama, ia pun memproduksi beberapa lip scrub dan menjualnya pada lima wanita yang memiliki butik di Los Angeles.
Sara yang memulai usaha lip scrub mempromosikan produksinya sembari menjalani pekerjaan utamanya. Ia percaya pada perkataan seorang mentor yang menyarankan Sara untuk tidak meninggalkan pekerjaan utama sampai tak ada pilihan lain.
Baca Juga: 6 Efek Samping Sulam Bibir, Bahkan Bisa Membahayakan Nyawa!
Usahanya membuahkan hasil, Sara pun banjir pesanan. Ketika saatnya tepat, ia memutuskan untuk keluar dari kantor dan meneruskan usaha lip scrub miliknya.
Setahun menggeluti dunia bisnis, produk lip scrub Sara Happ masuk dalam majalah People dan ia langsung kewalahan menanggapi pesanan. Bahkan, situs website miliknya eror karena banyaknya pesanan yang masuk.
Penjualan lip scrub Sara Happ di tahun pertama sangat bagus, mencapai Rp 3,5 miliar. Meski begitu, bisnis itu sempat mengalami stagnan karena Sara tak berniat mengekspansi produknya pada kosmetik lain seperti wajah dan tubuh.
Sara rupanya hanya ingin fokus membuat produk untuk bibir saja. Menurutnya, sudah banyak produk untuk wajah dan tubuh yang bagus diluaran sana.
"Industri bibir secara empiris rusak dan ada banyak celah untuk diisi," kata pemilik bisnis Sara Happ: The Lip Axpert ini.
Kini Sara Happ sudah memproduksi beberapa produk perawatan bibir seperti lip balm, lip tint, lip mask dan lip plumper.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
-
Viva Whitening Cream Dipakai setelah Apa di Malam Hari? Ini Urutan yang Benar
-
Promo Serba Gratis Alfamart Mei 2026: Ada Camilan Buat Anak Sekolah hingga Minuman Kesehatan
-
Tak Kenal Usia, dari Balita Sampai Lansia Baca Bareng di Ruang Terbuka
-
5 Sepatu Lari Premium yang Empuk untuk Daily, Tempo hingga Long Run
-
4 Pilihan Sepeda Keranjang Dijamin Nggak Bikin Ngos-ngosan di Tanjakan, Tampil Modis Tanpa Pegal
-
Staycation Makin Digemari, Ini Hotel Ramah Keluarga yang Bisa Jadi Pilihan
-
6 Rekomendasi Krim Malam untuk Hempas Flek Hitam dan Bikin Wajah Lebih Cerah
-
Dewberry Kembali: Wewangian Ikonik 90-an yang Hidupkan Semangat Empowered by Nature The Body Shop
-
6 Tanaman Hias yang Bisa Menyerap Kelembapan, Ruangan Jadi Lebih Nyaman