Suara.com - Presiden Joko Widodo resmi mengumumkan nama-nama menteri yang akan bekerja dalam kabinet Indonesia Maju pada Rabu (23/10/2019). Dari 34 nama menteri yang disebut, lima di antaranya adalah wanita.
Jika dilihat dari kabinet Jokowi jilid I, nama menteri wanita yang dipilih pada jilid II kali ini lebih sedikit.
Salah satu Srikandi yang menghilang dan dapat sorotan adalah Susi Pudjiastuti yng dianggap memiliki prestasi memuaskan selama menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan.
Sosok Susi Pudjiastuti akan digantikan oleh Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan yang baru.
Meskipun nama Susi Pudjiastuti menghilang, tapi ada beberapa nama yang bertahan, seperti Sri Mulyani dan Retno Marsudi. Ada juga beberapa nama baru yang meramaikan Kabinet Indonesia Maju.
Sri Mulyani
Nama Sri Mulyani memang sudah tak asing lagi. Sempat mundur sebagai Menteri Keuangan dari Kabinet Indonesia Bersatu dan pindah ke Bank Dunia, Sri Mulyani kini kembali terpilih sebagai Menteri Keuangan dalam Kabinet Indonesia Maju.
Prestasi Sri Mulyani sudah tak diragukan lagi. Sosoknya juga dianggap mampu memperbaiki sistem keuangan Indonesia. Sebagai Menteri Keuangan, Sri Mulyani bertugas mengatur berbagai kebijakan fiskal, pajak dan menjaga kestabilan keuangan negara.
Retno Marsudi
Menteri Luar Negeri dipegang lagi oleh Retno Marsudi. Wanita dengan segudang prestasi gemilang ini mendapat panggilan ke Istana Negara pada Rabu pagi setelah mendampingi Ma'aruf Amin dalam lawatannya ke Jepang.
Kembali mengemban tugas sebagai Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi harus melanjutkan lagi program kerjanya yang berkaitan dengan hubungan luar negeri.
Baca Juga: Dukung Jokowi, 3 Srikandi Repnas Ini Tangkal Hoaks soal Ekonomi
Siti Nurbaya Bakar
Menteri Lingkungan Hidup kembali dijalankan oleh Siti Nurbaya Bakar. Sebelumnya, Siti Nurbaya juga mengemban tugas yang sama dalam kabinet Indonesia bersatu.
Sebagai Menteri Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya akan kembali bergelut dengan industri hijau, kehutanan dan tentu saja masalah kebakaran hutan yang belakangan sering terjadi.
I Gusti Ayu Bintang Darmawati
Salah satu Srikandi baru Jokowi dalam Kabinet Indonesia Maju adalah I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Sebelum menjabat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak dalam kabinet ini, I Gusti Ayu Bintang Darmawati sudah lebih dulu aktif dalam berbagai organisasi.
I Gusti Ayu Bintang Darmawati adalah istri dari mantan Menteri Koperasi dan UMKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga. Sebelum menjabat sebagai menteri Koperasi dan UMKM, suami I Gusti Ayu Bintang Darmawati adalah Walikota Denpasar selama dua periode dan Wakil Gubernur Bali periode 2008 hingga 2013.
Ida Fauziyah
Dalam kabinet Indonesia Maju, Jokowi memilih Ida Fauziyah sebagai Menteri Tenaga Kerja. Sosoknya akan menggantikan menteri Tenaga Kerja sebelumnya, Hanis Dhakiri. Ida Fauziyah akan bekerja mengurusi tenaga kerja, kemitraan dan hal lain yang berhubungan ketenagakerjaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard