Suara.com - Punya Gelar D3 Perlukah Lanjut Kuliah Sarjana? Ini Saran Pakar
Pendidikan adalah faktor terpenting untuk meningkatkan taraf hidup seseorang. Pendidikan juga jadi salah satu penilaian perusahaan untuk menerima seseorang jadi karyawan, termasuk penguasaan skill.
Biasanya supaya punya skill orang tersebut menempuh pendidikan diploma I, II, hingga III agar cepat diterima kerja. Namun, yang jadi pertanyaan perlukah lulusan diploma perlu sekolah lagi untuk mendapatkan gelar sarjana?
Jawabannnya tergantung, apa tujuan dari pendidikan itu, apakah untuk mendapatkan jabatan di suatu perusahaan atau menambah keterampilan skill pekerjaan. Kalau mengejar jabatan, disarankan untuk ambil sarjana, sedangkan untuk keterampilan skill disarankan meneruskan D4 sebanding dengan S1 terapan.
"Jadi sekarang sebetulnya dia S1 gitu loh, ada D4 kan, itu udah disamakan dengan S1, cuma dia terapan. D4 jadi S1 terapan, itu kalau dia mau langsung kerja. S1 kan dia bukan terampil sebenernya," ujar Tiomega Gultom, Kepala Subdirektorat Penyelarasan Kebutuhan Kerja, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tingggi (Kemenrisdikti) RI, di Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (30/10/2019)
Praktik pendidikan Indonesia sendiri sayangnya banyak yang tidak relevan, karena banyak orang berorientasi pada pekerjaan tapi di saat yang bersamaan ia mengejar gelar sarjana. Padahal seperti diketahui sarjana minim skill, sedangkan yang dibutuhkan adalah skill.
"Nah kan perusahaan yang sudah bekerjasama dia lihatnya S1 semua jurusan, tapi nanti ditraining, karena pemikiran mereka S1, karena S1 diajarkan pemikiran kritis. Akhirnya dia (perusahaan) mencari S1 semua jurusan, dia dia dilatih keterampilan lagi 2 bulan, itu akan seperti itu," ungkapnya.
Berdasarkan pengalaman, Mega juga menemukan ia yang sebagai S1 jarang mendapat kesempatan beasiswa untuk meneruskan sekolah. Adapun kesempatan beasiswa banyak diberikan perusahaan untuk menyekolahkan karyawannya agar semakin memiliki skill. Seperti pendidikan SMK, beasiswa untuk D1, D2, D3, hingga D4.
"Karena Indonesia masih mengejar gelar, masih yang namanya gelar minded, saya cuma dari S1 susah banget nyari beasiswa," tutupnya.
Baca Juga: Pegang Senpi Rakitan, Ibu Muda Bergelar Sarjana Ini Edarkan Sabu ke Warga
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Profil Gus Hilman: Anggota DPR RI Usia 25 Tahun yang Lolos dari Maut di Tol Paspro saat Naik Innova
-
3 Zodiak yang Diprediksi Kehidupannya Lebih Baik dan Sukses Mulai Hari Ini 24 Mei 2026
-
Moisturizer Apa yang Bagus untuk Wajah Kusam? Ini 5 Rekomendasi Produk di Indomaret
-
5 Parfum HMNS Terlaris di Shopee yang Wangi Tahan Lama dan Harganya
-
Mengapa Sumatera Blackout? Ini Penjelasan PLN
-
Pesona Desa Wisata Krebet Bantul: Surga Tersembunyi yang Cocok Jadi Destinasi Touring Akhir Pekan
-
Nilai TKA SD dan SMP Maksimalnya Berapa? Ini Cara Baca Hasilnya
-
Berapa Durasi Film Pesta Babi yang Tayang Gratis di YouTube?
-
Kenali Undertone Kulitmu, Ini 5 Cara Mencegah agar Bedak Tidak Flashback di Kamera
-
Niat Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 2026