Suara.com - 4 Alasan Lebih Asyik Menginap di Villa Saat Traveling Ramai-ramai
Beberapa orang ada yang menyukai traveling seorang diri, tapi ada beberapa orang juga yang suka traveling dengan banyak orang alias beramai-ramai karena lebih seru dan menyenangkan.
Nah, masalahnya kalau traveling ramai-ramai memilih hotel sebagai tempat menginap ongkosnya agak sedikit 'boncos' alias boros. Kalau sudah begini biasanya lebih baik memilih sewa rumah, apartemen atau villa saja deh.
Tapi tahu nggak sih, selain harga lebih murah ada beberapa hal yang lebih menguntungkan saat kita menyewa villa dibanding hotel saat liburan. Seperti rangkuman Suara.com saat berbincang dengan Head of Marketing Accommodation Traveloka, Shirey Lesmana di The Pavilion, Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (7/11/2019)
1. Lebih privat
Saat di hotel ruang sangat terbatas, hanya terbatas kamar dan jika ingin maka di restoran atau kolam berenang kita harus berbagi dengan orang lain. Tapi akan berbeda jika menyewa villa seutuhnya semua tempat dibebaskan untuk mengakses fasilitas dan tidak ada orang lain.
"Kadang mereka ingin berenang ketawa sama keluarga tapi pengennya tetap privat dan nggak ganggu orang lain," jelas Shirey.
2. Keamanan atau kepastian
Sering kali karena tidak memegang tanda bayar, alhasil pengunjung kesulitan untuk melakukan check in hotel, sehingga tidak ada kepastian. Nah, kalau di villa sudah pasti tinggal berbicara pada pemilik dan menunjukkan tanda sewa akan otomatis terakses.
Baca Juga: Punya Gazebo dan Jacuzzi, Intip Penampakan Villa Anang Hermansyah di Bali
"Ketika mereka ingin menginap, yang paling penting tempatnya secure juga kalau check in bisa di check in," tuturnya.
3. Lebih kebersamaan
Karena tidak dihitung perorangan seperti di hotel, villa akan lebih menyenangkan digunakan untuk kumpul dengan banyak orang, seperti keluarga besar, reuni atau kumpul perusahaan. Konsep kumpul ini cocok untuk quality time setelah sibuk bekerja atau jarang bertatap muka.
"Dengan kesibukan semakin tinggi, interaksi semakin jarang, salah satu yang diinginkan quality time, sebenernya akomodasi bisa jawab hal ini. Penyedia platform berusaha penuhi ekspektasi tersebut dalam momen terbatas," ungkapnya.
4. Bernuansa seperti rumah
Karena komunikasi cenderung intim, maka konsepnya bukanlah kaku seperti hotel. Adanya fasilitas lengkap di villa seperti dapur, kamar, kamar mandi, dan ruang tamu membuat nuansa seperti berada di rumah, walaupun sedang tidak di rumah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Prediksi El Nino 2026 Bikin Suhu Panas Ekstrem, Lindungi Kulitmu dengan 5 Skincare Andalan Ini!
-
5 Fakta Kasus Pelecehan Sesama Jenis Syekh Ahmad Al Misry: Catut Nama Nabi dan Imam Syafi'i
-
Room Art Fair 2026: Saat Kamar Hotel Disulap Jadi Instalasi Ruang Pamer Seni Kontemporer
-
Tarif Listrik per kWh Berapa? Ini Rincian Terbaru Resmi dari PLN
-
Kekayaan Hery Susanto versi LHKPN, Ketua Ombudsman yang Jadi Tersangka Korupsi
-
Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
-
5 Sepatu Hybrid dari Brand Lokal, Pilihan Terbaik untuk Mobilitas Tinggi
-
4 Rekomendasi Parfum Aroma Peach dari Brand Lokal, Wangi Segar dan Tidak Pasaran
-
7 Sabun Cuci Muka dengan Niacinamide untuk Memutihkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Satu Dekade Buttonscarves: Dari Mimpi Sederhana Menjadi Ikon Fashion Kebanggaan Indonesia