Suara.com - Selain zodiak, ternyata urutan lahir juga bisa menjadi cara untuk membaca kepribadian seseorang.
Tentu kepribadian anak pertama akan berbeda dengan anak kedua, ketiga, dan lainnya. Salah satu yang menarik adalah urutan lahir bisa menebak seperti apa orang-orang yang akan dipilih menjadi teman.
Dilahirkan menjadi kakak, anak pertama ternyata lebih sering memilih teman dengan banyak kesamaan dengannya.
Dilansir dari laman Bright Side, penelitian yang dilakukan di Harvard University menemukan bahwa anak pertama cenderung berteman dengan sesama anak pertama.
Begitu pula untuk anak kedua maupun bungsu, mereka cenderung berteman dengan sesama anak kedua atau bungsu.
Dilahirkan menjadi anak pertama mungkin beban bagi beberapa orang karena harus menjadi contoh yang baik untuk adik-adiknya di rumah. Mereka bisa umumnya bertugas menjaga adik-adik dan bahkan dituntut untuk bisa bersikap dewasa dan pengertian.
Peneliti menyebutkan bahwa kesamaan dan kecocokan kepribadian di antara sesama anak pertama menjadi dasar mengapa mereka mudah berteman. Perasaan dan pengalaman yang hampir sama itu saling terkait antara sesama anak pertama.
Meskipun di antara mereka terdapat ego yang tinggi untuk saling mendominasi, mengingat mereka adalah anak pertama, secara umum mereka bisa berteman dengan mudah.
Baca Juga: Tes Kepribadian : Pilih Satu Siluet Ini Ungkap Cara Anda Hadapi Masa Depan
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon
-
Harga Rice Cooker Miyako Kapasitas 0,6 Liter, Hemat Listrik untuk Anak Kos
-
Surat untuk Hari yang Telah Berlalu
-
TPNPB-OPM Akui Tembak TNI dan Intel di Tolikara, Ada Korban Jiwa
-
Hamsad Rangkuti dan Kisah Perjuangan Melawan Tentara NICA dalam BukuKereta Pagi Jam 5
-
Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027
-
Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI
-
Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak
-
Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas