Suara.com - Kebanyakan perempuan memang ingin selalu dimengerti. Namun, di dalam hubungan asmara, tidak semua pria yang menjadi pasangan kita mempunyai rasa peka yang tinggi apalagi bisa membaca pikiran.
Ada banyak hal yang perlu kita sampaikan dan komunikasikan dengan lebih baik supaya pasangan kita bisa lebih mengerti dan tidak salah paham.
Supaya pasangan kita bisa lebih memahami perasaan kita, maka kita juga perlu membantunya untuk bisa melakukannya. Di bawah ini ada beberapa tips membuat pria lebih memahami perasaanmu.
1. Katakan apa yang kamu rasakan
Tidak semua ekspresi dan bahasa tubuh kita bisa dipahami dengan baik olehnya. Untuk itu, kita tetaplah perlu mengutarakan perasaan kita.
Tak perlu langsung menuduh atau menyalahkannya, sampaikan dulu perasaanmu supaya dia paham sehingga bisa memudahkannya mengondisikan sikapnya padamu.
2. Sampaikan keinginanmu
Tak ada salahnya untuk menyampaikan keinginan atau pilihanmu sendiri. Terkadang pria makin bingung bila diberi jawaban 'terserah', sebab ia kesulitan untuk memahami keinginanmu yang sebenarnya.
3. Quality time
Baca Juga: Mulai Jenuh Berkencan? Coba 4 Tips Ini agar Rasanya Tetap Menyenangkan
Komunikasi bisa dibangun dan diperkuat dengan lebih memahami isi hati dan perasaan masing-masing. Cobalah untuk tetap meluangkan waktu melakukan sesuatu berduaan.
Menikmati quality time berdua di suasana yang santai atau rileks bisa sangat membantunya memahami karakter dan bahasa tubuhmu.
4. Berpikir dewasa
Kalau memang sedang butuh waktu untuk sendiri, sebaiknya katakan saja. Tak perlu langsung mendadak ngambek dan membuatnya jadi makin kebingungan dengan yang isi hati dan perasaanmu yang sesungguhnya.
Jika memang sedang tak ingin diganggu, sampaikan saja supaya dia juga lebih mudah memberimu ruang dan waktu sendiri.
5. Menyelesaikan masalah satu per satu
Jika sedang ada masalah yang perlu diselesaikan hari ini, maka fokus saja menyelesaikan masalah itu terlebih dahulu. Biasanya saat sedang bertengkar, ada masalah-masalah dari masa lalu yang kembali diungkit dan hal ini malah akan memperparah keadaan. Jadi, sebaiknya fokus saja pada satu per satu masalah yang ada.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan