Suara.com - Bukan rahasia lagi jika duduk di pesawat dalam waktu lama dapat membawa rasa tidak nyaman bagi penumpang. Selain karena ruang gerak yang terbatas, penumpang juga akan kesulitan untuk tidur di pesawat.
Belum lama ini, seorang ibu menuai kritikan dan komentar khawatir dari warganet karena aksinya. Pasalnya, ibu ini sengaja membiarkan sang anak tidur di lantai pesawat.
Potret ibu dan anak tersebut pertama diunggah oleh akun @passengershaming di Instagram. Dalam foto, terlihat jika ibu itu duduk di kursi dan menemani anaknya yang berbaring di lorong pesawat.
"Ya. Itu adalah seorang anak berbaring di lantai di lorong pesawat," tulis akun tersebut.
Tak hanya itu, akun Passenger Shaming juga menambahkan bahwa mereka tidak bermaksud membuat malu penumpang yang bersangkutan.
"INI BUKAN MEMPERMALUKAN. Turbulensi bukan candaan dan dapat terjadi tanpa peringatan. Beritahu kami apakah Anda akan membiarkan anak atau bayi tidur di lantai pesawat yang terbang 500 mil per jam?"
Seperti kita ketahui, turbulensi merupakan hal yang wajar terjadi ketika naik pesawat. Bahkan, pernah ada berita soal turbulensi parah yang membuat pramugari terlempar ke langit-langit dan penumpang terluka.
Tak hanya itu, turbulensi juga merupakan salah satu alasan mengapa penumpang pesawat diminta tetap mengenakan sabuk pengaman meski lampu sudah dimatikan.
Menanggapi unggahan Passenger Shaming, banyak warganet pun turut merasa emosi dan khawatir dengan aksi tidak bertanggung jawab ibu tersebut. Ada juga yang menyoroti kebersihan karpet di pesawat.
Baca Juga: Membawa 38 Orang, Pesawat Chile Hilang saat Perjalanan Menuju Antartika
"Bagaimana jika ada kereta dorong minuman yang menggelinding di lorong dan menabrak anak itu!" protes salah satu akun.
"Mengetahui betapa kotornya karpet itu, aku bahkan berpikir dua kali untuk meletakkan kakiku di lantai."
"Ada banyak hal yang salah di sini! Di saat darurat, anak itu akan terinjak-injak, lantai itu kotor, dan turbulensi adalah bahaya yang nyata."
Wah, jangan tiru aksi seperti ini ketika naik pesawat ya travelers!
Berita Terkait
-
Ribut-ribut Soal Skema Bagasi Pesawat, Mana yang Lebih Baik?
-
Perubahan Iklim Picu Turbulensi Pesawat, Ini Solusi Peneliti Terinspirasi dari Cara Terbang Burung
-
InJourney Airports Catat 3,15 Juta Orang Mudik via Pesawat, Tertinggi Sejak Pra-Pandemi
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
520 Ribu Penumpang Pesawat Diperkirakan Pulang Liburan Nataru Hari Ini
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
HIV AIDS di Sidoarjo Viral Usai Ribuan Kasus Pasien Anak Remaja, Kemenkes Buka Suara
-
Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada
-
3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi
-
Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya
-
BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak
-
BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove