Suara.com - Perayaan tahun baru di Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah (TMII) jadi salah satu destinasi favorit yang banyak dikunjungi warga. Tapi masalah yang sering terjadi di momen pergantian tahun adalah pengunjung yang membludak, alhasil kendaraan tidak bergerak di tempat karena macet.
Nah, agar kunjungan tetap nyaman, perhatikan beberapa imbauan Humas TMII sekaligus Ketua Panitia Pekan Desember Natal dan Tahun Baru, Dwi Atmodjo, sebagai berikut.
1. Datang lebih awal
Bukan pemandangan baru jika pengunjung lebih memilih menggunakan kendaraan pribadinya untuk datang ke TMII, mengingat TMII berkonsep kompleks yang lebih nyaman berkeliling menggunakan kendaraan.
Nah, biasanya menjelang pergantian tahun baru ini, antrian kendaraan semakin padat dan cenderung tidak bisa bergerak. Agar nyaman, Dwi menyarankan bagi yang ingn melewati pergantian tahun di TMII, untuk datang sejak sore hari agar mudah memarkir kendaraan, sehingga waktu pergantian tahun sudah nyaman dan ada di dalam.
"Pada malam tahun baru bisa datang lebih sore, sehingga tidak terlalu padat di malam harinya, bisa lebih nyaman sudah ada di dalam Taman Mini, dan juga tetap jaga keamanan diri sendiri maupun keluarga dan barang-barang," ujar Dwi kepada Suara.com, Selasa (31/12/2019).
2. Gunakan kendaran umum atau online
Kiat ini bisa digunakan jika sudah terlampau sore atau malam datang ke TMII, karena biasanya kendaraan akan sulit masuk mengingat kendaraan dan parkiran di dalam sudah membludak.
Gunakan kendaraan umum atau taksi online akan memudahkan, karena Anda bisa berjalan kaki saat sudah di dalam TMII, dan tak perlu mencari parkir kendaraan dan terjebak kemacetan.
Baca Juga: Pesona Grand Maerakaca, Taman Mini Jawa Tengah yang Instagramable
"Kemudian kalau memang terjadi kemacetan, lebih baik hindari kelelahan di jalan. Sekarang kan lebih mudah di jalan dengan taksi online, semua dengan basis digital itu akan mempermudah," papar Dwi.
3. Bawa tikar atau alas untuk duduk
Menurut Dwi, pihak TMII mempersilahkan pengunjung untuk duduk dan menggelar tikar di manapun di dalam Taman Mini selama tidak menganggu ketertiban lalu lintas. Membawa tikar dan beristirahat di anjungan juga akan memberikan kenyamanan saat lelah berkeliling TMII.
"Mereka mau bawa ransel atau logistik sendiri, dengan membawa tikar duduk di pinggir danau menyaksikan kepulauan Indonesia, melihat kereta gantung dan hiburan lain, kita terbuka," tuturnya.
4. Jangan asik dengan gadget
Kata Dwi, biasanya saat pengunjung sedang membludak, banyak anak yang terpisah dari orang tuanya. Jadi, Dwi memperingati orangtua untuk tidak sibuk sendiri dan memperhatikan anggota keluarganya. Meskipun, pihak TMII sudah melakukan antisipasi jika adanya anak hilang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali
-
9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kusam dan Pudarkan Flek Hitam