Suara.com - Para pria tentu wajib menjadi suami siaga saat sang istri hamil. Bukan hanya meladeni istri yang lagi mengidam, melainkan juga dituntut bersabar menghadapi perubahan psikologis pasangan yang bisa membuat mereka menjadi sangat moody.
Melansir Daily Star, Rabu (1/1/2020), para suami dari berbagai penjuru dunia curhat tentang rasanya hidup bersama seorang ibu hamil. Mereka membikin cuitan kocak di media sosial Twitter menggunakan tagar #pregnanwifeproblems.
Masalah makanan menjadi hal yang paling umum terjadi. Ada seorang suami yang curhat harus keluar dan menghadapi badai salju karena istrinya mengidam es krim sundae. Ya, sungguh permintaan yang tidak biasa di tengah cuaca dingin, kan?
Ada juga suami yang berbagi foto di mana istrinya menempelkan catatan khusus pada wadah cokelat di kulkas. Itu adalah peringatan keras agar si suami tidak mengambil camilan favorit si ibu hamil.
"Aku tahu persis ada berapa banyak cokelat di sini. Kalau kamu menyentuh ini, aku akan memotongmu. Love you!"
Di sisi lain, seorang pengguna Twitter bernama Jameson memamerkan hasil kerja kerasnya menuruti keinginan sang istri yang mengidam acar dalam sebuah toples berukuran besar.
"Kami telah mengamankan pembelian paling berharga minggu ini!" cuitnya.
Menghadapi perubahan emosi istri hamil juga menjadi tantangan tersendiri. Para suami bahkan mengaku istrinya bisa saja dengan entengnya mengancam untuk bercerai. Namun, keputusan itu tentu dapat berubah lagi sewaktu-waktu.
"Hari kehamilan ke-124: Kemarin kami 'bercerai'. Hari ini, dia memberiku makan siang dengan catatan cinta," tulis pria itu.
Baca Juga: Tips Liburan Aman bagi Ibu Hamil, Tetap Tenang adalah Koentji!
Meski sering kali menguras emosi, para suami menyadari jika istri mereka berada di bawah banyak tekanan saat hamil. Mereka pun sadar gerak sang istri juga jadi terbatas. Itulah mengapa mereka harus maklum dan memahami kondisi istri.
Seorang suami bahkan rela menjadi ahli kecantikan dadakan demi pasangan tercinta. Dalam foto-foto yang diunggah istrinya di Twitter, pria itu terlihat begitu telaten mengecat jari kuku kaki sang ibu hamil.
"Suami ini adalah milikku. Dia mengecat kuku untukku karena aku tidak bisa menjangkau mereka," cuit pemilik akun @_moniiloveee.
Nah, bagaimana dengan Anda? Adakah yang pernah mengalami situasi lucu atau bahkan menegangkan saat istri hamil?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan