Suara.com - 7 Tren Kreasi Matcha untuk Konsumsi Casual hingga Komersial, Apa Aja?
Sejatinya matcha dinikmati di asalnya sebagai minuman ceremonial, disajikan dalam upacara-upacara meditasi di kalangan bangsawan. Sampai akhirnya di era milenial ini matcha diolah lebih casual sebagai flavour baru di Jepang. Baik itu ice cream, wafer, latte , pancake, hingga soba noodle.
Lintang dari Matchamu yang mengaku sebagai pecinta teh ini memperkenalkan matcha kepada konsumen teh di Indonesia baik untuk konsumsi casual hingga komersial.
Tanpa kita sadari, matcha sudah memasyarakat di Indonesia. Selain menjajari trend layaknya kopi dan olahan cokelat, matcha juga sudah turut menyehatkan konsumsi harian kita dengan antioksidannya yang unik karena dapat memberikan calming dan menambah fokus saat otak bekerja. Wah, matcha memang sudah punya kelasnya sendiri.
"Sebagai bukti keseriusan dukungan terhadap budaya minum matcha, Matchamu menetapkan 14 Januari ini sebagai Hari Matcha Nasional," katanya dalam Talk Show National Matcha, Selasa (14/01/2020).
Sementara itu Ratna Somantri, Founder Indonesia Tea Institue, menuturkan tren di Indonesia kini mengaplikasikan matcha dengan banyak koloborasi, seperti matcha latte, macha susu, matcha bobah, matcha oreo, macha santan, matcha jeruk dan matcha stroberry.
" Tujuh kreasi matcha tersebut, sekarang lagi tren. Apalagi matcha buah dicampur jeruk atau stroberry. Rasa manis ada pahit-pahitnya gitu cocok di lidah orang Indonesia, dan tentunya menyehatkan," jelas Ratna.
Dalam acara ini kreasi hidangan-hidangan cantik berbahan dasar matcha pun disajikan, seperti Indomilk dengan Matcha dan Hojicha Latte-nya, Uji Matcha dengan varian dessert matcha, Coklat nDalem yang membawakan cokelat matcha berbalut genmaicha yang crunchy , cocok juga dengan Roti Panggang OTW yang khas dan gurih, ditutup dengan varian es krim matcha-hojicha-dan sakura dari Threefolks Creamery.
Baca Juga: Manfaat Masker Matcha untuk Perawatan Wajah, Semakin Bercahaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral
-
Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan
-
Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang
-
Review ANTA PG7 Travel 2: Sepatu Lari Murah Teknologi 'Dewa', Nyaman Buat Daily Run?
-
Bullet Train Explosion: Ketika Shinkansen Berpacu Melawan Bom dan Waktu
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Sungai Musi dan Jejak Batu Bara: Ketika Jalur Logistik Bertemu Krisis Ekologi
-
Jepang Gempa Bumi Besar 7,1 Magnitudo, Ada Peringatan Tsunami
-
Investor Kripto RI Tembus 22,4 Juta, Transaksi Rp23 Triliun
-
Survei SMRC: Popularitas MBG Tinggi, Tapi Kepuasan Publik Merosot