Membuka kelas edukasi
IC4RD memang kuat secara online, seperti di media sosial instagram @indonesiacareforrarediseases dan Facebook, Mereka juga kerap berdiskusi di grup Whatsapp. Tapi bukan berarti tidak pernah bertemu, mereka pun suka kopi darat alias bertemu tatap muka untuk melakukan beragam kegiatan.
Salah satu kegiatan yang dilakukan, seperti membuka sesi talkshow tentang cara penanganan penyakit langka dan sebagainya. Tak main-main, para pakar seperti dokter hingga psikolog dihadirkan dalam acara itu.
Tidak hanya bagi mereka yang mengidap penyakit langka. Sering juga komunitas ini memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat, untuk sama-sama menjadi support sistem bagi mereka yang 'istimewa'.
Perlu diingat juga kondisi rare diseases ini tidaklah menular, dan juga tidak selalu menurun pada genetik sebelumnya. Tapi sangat mungkin diturunkan pada generasi setelahnya. Jadi, jangan lagi memandang anak-anak ini seolah virus yang bisa menjangkit siapapun dan membuat diskriminasi.
Penyakit-penyakit langka itu seperti anak yang lahir tanpa bola mata, kista di rahim, atau kanker serviks pada anak padahal ia belum menstruasi dan belum aktif secara seksual.
Pemahaman dan pengetahuan dasar kepada masyarakat akan kondisi penyakit langka ini, akan membuka wawasan masyarakat, bersyukur tentang hidup dan mau berbuat lebih baik. Hal ini membuat kehadiran anak-anak ini jadi lebih 'sempurna'.
Di Februari 2020 mendatang, IC4RD akan menyelenggarakan 2 event dalam rangka memperingati Rare Disease Day 2020. Event pertama di 2020 sudah berlangsung di Malang bersamaan dengan Dies Natalis FK Universitas Brawijaya.
Keanggotaan terbuka dan berharap kerjasama pemerintah
Baca Juga: Idap Penyakit Langka yang Tak Bisa Sembuh, Kulit Bocah Ini Sering Berdarah
Karena visi dan misinya semakin banyak orang yang teredukasi tentang penyakit langka ini, khususnya orangtua penyintas, Wynanda membuka diri pada siapapun yang hendak bergabung dalam komunitas.
Anggota diskusi grup Whatsapp sendiri sudah mencapai 256 anggota atau sudah hampir penuh. Tapi untuk sosial media, IC4RD sangatlah terbuka siapapun yang ingin bertanya dan bergabung.
Tak lupa, Wynanda mengatakan ia sangat membutuhkan peran serta pemerintah untuk mengurangi angka kematian pada nak dengan kondisi penyakit langka.
"Kami tidak bisa bekerja sendiri, karena perawatan pasien dan penyintas pasti akan melibatkan fasilitas kesehatan yang ada di negara ini. Tidak mudah dan tidak murah juga," ungkapnya.
Sayangnya, fasilitas diagnosis masih sangat terbatas di Indonesia, padahal ini adalah ujung tombak untuk mengetahui lebih detail kelainan apa yang dialami sang anak. Begitupun pengobatan yang akan dilakukan mengacu pada diagnosis itu sendiri.
"Makanya kita butuh dukungan pemerintah, dari Kementerian Kesehatan dan instansi lainnya yang berkaitan," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Lipstik Merek Apa yang Dijual di Alfamart? Ini 4 Pilihan Awet Tahan hingga 16 Jam
-
Pompa Air yang Murah Merk Apa? Ini 4 Rekomendasi Terbaik Versi Review
-
3 Produk Eksfoliator untuk Kulit Berjerawat Rekomendasi Dokter Estetika
-
Review Luxcrime Foundation Stick: Coverage Tinggi, Ringan, dan Sawo Matang Approved
-
Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail
-
Cara Melacak HP Hilang dengan Email atau Gmail
-
3 Sepatu Diadora Tanpa Tali, Desain Stylish dan Nyaman untuk Aktivitas Sehari-hari
-
5 Sepatu Jalan Lokal Paling Empuk Harga Rp200 Ribuan, Ada yang Mirip Skechers
-
3 Kipas Angin Tidak Berisik Mulai Rp100 Ribuan, Tidur Nyenyak Tanpa Bising
-
Apakah Pompa Air Boleh Menyala Terus? Pahami Cara Mainnya Agar Tetap Awet