Suara.com - Penggemar dunia kecantikan mungkin sudah tahu apa itu V Shape, istilah yang digunakan untuk metode invansif dalam meruncingkan bagian bawah wajah yang membuat seseorang memiliki tampilan dagu lebih lancip hingga berbentuk V.
Tren V shape awalnya muncul di Korea Selatan, namun kini telah merambah ke seluruh dunia termasuk Indonesia. Namun ternyata, bentuk V Shape saja tidak cukup. Ada metode lain yang diklaim dapat menyempurnakan tampilan V Shape, yaitu E Shape.
Menurut Dr. Ratna Widyaningsih, Dipl. AAAM dari Miracle Aesthetic Clinic Jakarta, E Shape adalah teknik pembentukan wajah dengan prosedur yang komprehensif dan lebih detail, yang mengacu pada beauty code atau struktur wajah masing-masing. Hal itu semua dilakukan guna memberikan tampilan wajah seseorang menjadi lebih ideal, simetris, dan proporsional.
"Tujuan dari face resharping adalah membuat seseorang mendapatkan wajah yang ideal sesuai versi terbaiknya. Selain itu, face reshaping juga ditujukan agar kita dapat bertahan melawan lajunya proses penuaan. Untuk itulah dibutuhkan teknik face reshaping yang mengedepankan sudut pandang estetika secara utuh dan proporsional," katanya beberapa waktu lalu.
Dengan tambahan teknik E Shape ini, tambah dr. Ratna, seseorang dapat memiliki kontur wajah yang lebih simetrris, proporsional dan ideal. "Karena itu teknik E Shape ini berbeda antara laki-laki dan perempuan. Selain membentuk wajah, teknik ini juga mempertahankan wajah agar tidak cepat kendur dan tetap awet muda," tambahnya lagi.
Struktur fondasi dilakukan pada bagian pipi atas, tengah, rahang, sampai dagu. Berbeda dengan V Shape yang datang dari tren di Korea Selatan, teknik E Shape merupakan aplikasi dari konsep pembentukan wajah yang dicetuskan oleh Dr. Mauricio de Maio dari Brasil yang telah diterapkan di Miracle Aesthetic Clinic Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Asapi Lawan di Sprint Race Aragon, Marc Marquez Jaga Asa Juara MotoGP 2026
-
5 Cara Cek Karhutla Lewat HP, Pantau Hotspot hingga Sebaran Asap
-
Adu Nyali di Sirkuit Gery Mang Subang! Kejurnas MotoPrix 2026 Siap Lahirkan Pembalap Masa Depan
-
4 Rekomendasi Lip Oil untuk Melembapkan Bibir Kering Sekaligus Memberi Warna
-
Axioo Hadir di Agres Karnaval Gadget 2026 Yogyakarta dengan Aktivitas AI dan Gaming
-
Review Drama No Tail to Tell, Kisah Asmara Atlet Sepak Bola dan Gumiho Gen Z
-
Tak Sekadar Pamer Produk, ADVAN Ajak Pengunjung Karnaval Gadget Jogja Coba Langsung
-
Guncang Jakarta! Bintang Padel Dunia Lucas Bergamini Takjub dengan Antusiasme Pemain Indonesia
-
Terapkan Sistem Skor Baru BWF, UNS dan UII Berjaya di Campus League Badminton Semarang 2026
-
432 Atlet Siap Berangkat, Tim Indonesia Day Bakar Semangat Kontingen Jelang Asian Games 2026