3. Menyediakan sesaji
Nah, ritual ini khusus bagi dalang yang belum pernah bermain di panggung atau tempat tersebut, alias baru menginjakkan kaki ke lokasi tersebut. Mereka harus menyiapkan sesaji di meja yang terdiri dari unsur laut, darat dan udara.
"Jadi sesajinya itu mewakili laut itu ikan, mewakili darat biasanya babi, tapi bukan babi seekor, cukup daging seiris aja, mewakili udara biasanya burung dara," terangnya.
4. Dalang mengigit ayam putih
Ayam juga harus dipastikan tidak ada sedikitpun cela warna seperti warna hitam atau warna lainnya. Ia harus putih bersih, kemudian si ayam jantan ini belum kawin dengan ayam betina. Nah, yang harus dilakukan dalang adalah mengigit lehernya.
"Digigit bagian lehernya, yang gigit saya hidup-hidup, supaya dia mengeluarkan sedikit darah. Nah, darah itu kan kita kita toreh di panggung," jelasnya.
5. Tidak boleh memakan kacang dan kuaci
Laki-laki berusia 58 tahun itu menyebut para kru atau pembantu dalang di dalam panggung tidak boleh memakan kacang dan kuaci. Ini disebut-sebut bisa memicu perselisihan atau pertengkaran baik di belakang panggung maupun di luar panggung, termasuk mereka yang menonton.
"Jadi umapamanya, percaya nggak percaya kalau dipaksakan suka nggak tahu nanti sesama bertengkar. Tapi kalau menurut saya kacang kulit sama kuaci disugukan sama orang China kalau meninggal, zaman dulu dikasih kacang sama kuaci, jadi nggak boleh," tutup Dalang Subur.
Baca Juga: Barongsai dan Wayang Potehi Meriahkan Imlek di Mal Ciputra Jakarta
Wah, unik-unik ya ritualnya. Kamu sudah pernah dengar?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci