Suara.com - Keterbatasan cat tembok dalam menampilkan motif atau pola untuk dinding rumah membuat kertas dinding atau wallpaper menjadi alternatif yang lebih praktis. Tapi, di balik kepraktisan dan kemudahannya, perawatan wallpaper relatif lebih rumit dibandingkan cat tembok biasa. Saat Anda bisa dengan mudah mengelap cat tembok dengan air atau cairan pembersih, wallpaper tidak bisa diperlakukan sama karena berisiko membuat kertasnya jadi rusak.
Wallpaper memiliki struktur yang lebih rapuh dan rentan untuk sobek apabila tidak dijaga dengan seksama. Maka dari itu, perawatan wallpaper rumah perlu dilakukan lebih ekstra dan khusus dengan langkah-langkah tambahan.
Daripada menyesal karena membersihkan wallpaper rumah dengan cara yang kurang tepat dan membuatnya rusak, coba Anda lakukan cara-cara mudah berikut untuk membersihkan wallpaper rumah dari Dekoruma berikut ini.
1. Bersihkan debu dengan vacuum cleaner
Salah satu cara paling aman dan mudah saat membersihkan debu yang menempel di wallpaper adalah dengan menggunakan vacuum cleaner yang memiliki ujung bersikat. Pastikan sikatnya tidak terlalu kasar supaya tidak merobek wallpaper. Anda tinggal menjalankan vacuum cleaner seperti menyedot debu pada umumnya. Alat bantu lain untuk mencapai sudut-sudut tembok yang susah dijangkau atau tinggi adalah dengan menggunakan kemoceng atau sapu supaya hasil lebih maksimal.
2. Beli cairan pembersih khusus
Untuk menghindari kesalahan dari campuran cairan pembersih buatan sendiri, Anda bisa membeli cairan pembersih khusus wallpaper yang sudah bisa ditemukan di berbagai toko peralatan rumah. Cairan khusus ini terjamin tidak akan merusak lapisan wallpaper sehingga Anda tidak perlu khawatir saat menggunakannya. Meskipun demikian, tentu saja harganya relatif lebih mahal dibandingkan Anda membuat cairan pembersih sendiri.
3. Buat cairan pembersih sendiri
Sebagai alternatif yang lebih hemat dan terjangkau, Anda bisa membuat cairan pembersih sendiri yang cukup aman untuk digunakan dalam membersihkan wallpaper. Air hangat yang dicampur dengan sabun, deterjen untuk noda yang membandel atau sudah berada cukup lama, air hangat dan air jeruk nipis untuk noda berminyak, sampai larutan tepung maizena dan air untuk noda-noda coretan seperti pulpen atau spidol. Barang-barang ini biasanya ada di rumah dan mudah ditemukan.
Baca Juga: Bermain Dekorasi Dinding Rumah? Ini Trik Agar Tembok Tak Rusak
4. 'Keajaiban' roti saat membersihkan
Makanan yang satu ini mungkin tidak pernah terbesit di pikiran Anda untuk membersihkan wallpaper. Roti bisa digunakan untuk membersihkan wallpaper dari noda berminyak. Jika kebetulan Anda memiliki roti sisa atau roti yang sudah hampir basi, daripada dibuang, Anda bisa menggunakannya untuk membersihkan wallpaper. Gunakan lembaran roti seperti kain lap dan tekan-tekan di bagian yang bernoda sampai memudar, barulah beralih ke cairan pembersih.
5. Hindari benda-benda berikut ini
Meski tampak bisa mempunyai kemampuan membersihkan, benda-benda berikut ini justru malah bisa merusak lapisan wallpaper. Untuk itu, jangan sampai tidak teliti dan malah menggunakan benda-benda ini. Jangan pernah menggunakan zat-zat seperti pemutih pakaian, aseton, atau kain wol saat membersihkan wallpaper. Sifatnya yang korosif akan langsung merusak wallpaper seketika, menyebabkan wallpaper sobek akibat kerasnya zat-zat ini.
Berbahan dasar kertas, kondisi yang ideal untuk wallpaper adalah suasana rumah yang tidak lembab. Bukan hanya perlu rajin dibersihkan dari debu dan noda supaya awet dan tampak rapi setiap saat, jaga kondisi wallpaper agar jangan sampai lembap supaya tidak menggulung dan kemudian sobek.
Artikel terkait:
Kembali Bersih, Ini 5 Kiat Ampuh Membersihkan Bahan Sofa yang Kotor
Sembuhkan Stres Sampai Panjang Umur, Sejuta Manfaat Rajin Membersihkan Rumah
Jangan Tunggu Sampai Kotor! Waktunya Bersihkan Toilet dengan Benar
| Published by Dekoruma |
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan