Suara.com - Makanan apa yang terpikirkan saat kamu traveling ke kota Malang? Pastinya adalah rawon, satu porsi nasi yang berisi kuah kaldu hitam dengan isian daging di dalamnya.
Saking menjamurnya tempat makan yang menyediakan rawon di Malang, seringkali kita malah bingung mencari tempat makan rawon yang recommended. Begitu juga yang dialami Suara.com ketika bertandang ke sana. Maklum, bukan orang asli Malang. Jadi, pilihan pun jatuh ke tempat makan rawon yang melegenda.
Adalah Warung Sidik di Jalan KH. Agus Salim No.47, Kota Batu, Malang, yang sudah ada sejak 40 tahun lalu. Warung sederhana ini menyajikan makanan khas keseharian orang Jawa, seperti rawon dan soto.
Seperti namanya warung, tempat ini memang punya tampilan sederhana selayaknya warung makan. Tapi rasa makanan di sini sangatlah menggugah selera. Rawon di sini disebut-sebut sebagai yang the best.
Saat disajikan, porsi rawonnya tidak terlalu besar, hanya berisi nasi dan kuah pekat berisi kecambah atau toge serta beberapa potong daging. Untuk satu porsi rawon dihargai Rp 20 ribu.
Meski potongan daging hanya 3 buah, tapi saat kuah rawon dan nasi bersatu, rasanya sangat legit dan tidak terlupakan. Ada campuran kluwek, bawang, kunir, ketumbar, kemiri, yang menyatu membentuk rasa legit.
Meski awalnya berpikir rasanya akan manis, tapi rawon di sini lebih gurih dan sedikit pedas. Terbayar lunas sudah kekecewaan potongan daging tebal yang hanya 3 potong.
Sedangkan untuk soto daging, sama seperti rawon, disajikan dengan dicampur nasi. Namun untuk soto, topingnya terdiri dari babat dan daging, serta soun dan toge. Harga per porsinya Rp 20 ribu.
Baca Juga: Menjajal Lomie di Restoran Hok Lay Malang, Kuahnya Legit Banget!
Makanan-makanan ini sangat nikmat disajikan bersama teh tawar panas, yang akan meredakan dahaga sekaligus rasa pedas di lidah yang masih menempel.
Selain rawon dan soto, Warung Sidik juga menyajikan aneka lauk lainnya, selayaknya rumah makan. Pengunjungnya pun terus berdatangan hilir mudik dari penduduk setempat hingga wisatawan yang menggunakan roda empat.
Selama makan di sini, yang menambah semarak suasana ialah alunan musik keroncong dari 3 pemusik di depan rumah makan. Ah, nikmatnya luar biasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim