Suara.com - Paska mundur dari tugas-tugas resmi Kerajaan Inggris pada 31 Maret 2020 dan memutuskan pindah ke Kanada, pasangan Harry dan Meghan Markle diprediksi akan lebih mungkin dibuntuti dan diintai oleh paparazi.
Paparazi sendiri merupakan istilah dari bahasa Italia yang merujuk pada profesi fotografer lepas yang sering membuntuti orang ternama atau orang terkenal untuk mengambil foto dari orang tersebut tanpa disadari untuk kemudian dijual ke media atau agensi foto.
Dilansir Suara.com dari Insider.com, menjadi seorang royal atau anggota kerajaan Inggris membuat Harry dan Meghan memiliki keuntungan berupa privasi dan staf keamanan yang memadai meski keduanya selalu disorot kamera dan media massa.
Dikatakan, seluruh media resmi di Inggris telah menandatangani kesepakatan dengan pihak Kerajaan untuk tidak membeli dan memakai foto hasil jepretan paparazi terkait seluruh anggota Kerajaan Inggris di media-media mereka.
Dengan begitu, kepindahan Harry dan Meghan pasca keputusan Megxit malah akan membuat keduanya lebih mungkin dibuntuti paparazi karena hidup di luar radar Kerajaan Inggris.
"Meghan dan Pangeran Harry sangat marah atas publikasi gambar yang muncul di halaman depan sebuah surat kabar Inggris dan situs web berita di seluruh dunia, sehingga mereka telah menginstruksikan tim hukum mereka yang berbasis di Inggris untuk mengeluarkan peringatan atas lensa panjang," tulis berita di VanityFair terkait foto Meghan dan buah hatinya, Archie, yang sedang berjalan di Kanada.
Foto tersebut, menurut sumber, diambil oleh seorang paparazi yang bersembunyi disemak-semak lalu dijual ke media dan agensi foto di Inggris.
Menurut seorang wartawan senior Inggris, tindakan tersebut sangat tak sopan tapi juga tak bisa diindahkan. "Mengecewakan bahwa mereka telah difoto (diam-diam) dan bahwa mereka pada dasarnya dikepung di rumah mereka sendiri, tetapi saya pikir itu memang tak bisa ditolak. Ada minat yang besar pada pasangan tersebut saat ini," kata reporter veteran Ian Pelham Turner kepada Vanity Fair.
Ditambahkan Pelham, banyak aturan berbeda antara Kanada atau Amerika Serikat dengan Inggris. "Jelas ada aturan yang berbeda di Kanada, dan saya rasa pasangan tersebut akan memiliki kontrol yang lebih sedikit. Ini mungkin satu dari sekian kekurangan karena pindah ke Kanada atau Amerika," tangkas Pelham.
Baca Juga: Komentari Virus Corona, Billy Syahputra: Ini Sabotase Sengaja Diciptakan!
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Foundation Stick 'Dupe' Dior yang Bikin Wajah Auto Mulus, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
5 Weton Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Primbon Jawa
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir
-
Hari Susu Sedunia 2026: Kebiasaan Kecil Minum Susu yang Bisa Berdampak Besar bagi Kesehatan
-
Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?
-
Bukan Sekadar Game, eSports Jadi Pintu Masuk Literasi Finansial dan Transformasi Digital
-
5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
3 Shio yang Beruntung Selama 22-28 Juni 2026, Rezeki Datang Bertubi-tubi