Suara.com - Imbauan pemerintah dalam memerangi Covid-19, yang mewajibkan masyarakat untuk melakukan pekerjaan dari rumah (work from home) demi memutus mata rantai penyebaran Virus Corona harus mendapat dukungan. Terkait hal tersebut, Waringin Hospitality menyediakan alternatif lain bila ada tamu yang tetap ingin melakukan perkerjaannya, atau bahkan bagi Anda yang tidak bisa pulang ke negara asalnya karena tugas di Indonesia, untuk menggunakan hotel milik Waringin Hospitality, yaitu work from hotel.
Waringin Hospitality telah mempersiapkan segalanya untuk mencegah penyebaran virus ini dan tetap memberikan layanan terbaiknya untuk Anda. Jaringan hotel ini memiliki 24 hotel yang telah beroperasi, yang tersebar di Kota DKI Jakarta, Bekasi, Jambi, Bandung, Purwokerto, Surabaya, Sidoarjo, Jember, Banyuwangi, Tanjung Selor, dan Banjarmasin.
Waringin Hospitality telah menerapkan syarat- syarat tertentu untuk setiap tamu yang akan check in, yaitu melakukan cek suhu tubuh, maksimal 37 derajat Celcius. Bila ada tamu yang suhu tubuhnya di atas 37 derajat Celcius, maka tamu tersebut tidak dapat diizinkan untuk check in, kecuali ada surat keterangan dokter bahwa yang bersangkutan dalam kondisi bebas Virus Covid-19 pada tanggal yang sama saat check in.
Bila ada tamu yang menginap dalam waktu yang lama, maka Waringin Hospitality akan melakukan pengecekan secara rutin setiap pukul 09.30 WIB setiap harinya hingga tamu tersebut check out.
Untuk karyawan yang masuk hotel juga mendapat perlakuan khusus, yaitu berupa pemeriksaan dan pendataan aktivitasnya setiap hari hingga sampai mereka selesai bertugas. Waringin Hospitality selalu menyarankan setiap tamu agar tidak berpergian keluar hotel apabila tidak dalam kondisi mendesak, untuk menghindari penyebaran Virus Corona.
Semua proses booking kamar dapat dipesan melalui digital, yaitu melalui website resmi di www.hotel88.co.id atau www.luminorhotel.com, atau bisa juga melalui WhatsApp maisng-masing unit hotel, telepon atau online travel agent lainnya.
Untuk menghindari proses berkumpul, setiap tamu yang check in akan diberikan form pemilihan makan pagi, siang dan malam di kamar sebelum check in, atau bisa juga telepon dari kamar masing-masing ke bagian room service atau reseptionis.
Semua proses service untuk tamu di dalam hotel telah mengikuti standar dari World Health Organization (WHO), dengan tetap menjaga kesehatan, yaitu menggunakan masker, dan sarung tangan.
Dalam kondisi occupancy yang sangat berdampak turun ini, managemen Waringin Hospitality tetap melakukan penghematan di semua lini, dan mengaktifkan hanya beberapa lantai untuk tamu-tamu yang akan melakukan work from hotel.
Baca Juga: Status KLB Virus Corona di Kota Bogor, 11 Hotel Nyatakan Tutup Sementara
“Besar harapan kami tentunya, semoga wabah Covid-19 ini bisa segera teratasi dan kita bisa melakukan aktivitas normal kembali. Bila ada tamu check in dengan jangka waktu lama, akan tetap kami lakukan proses cek kesehatannya dengan pengecekan suhu yang telah disepakati jamnya saat sebelum check in, sehingga tidak mengganggu kenyamanan tamu lainnya," ujar Metty Yan Harahap, Corporate Director of Marketing Waringin Hospitality.
Berita Terkait
-
Antisipasi Virus Corona, Borneo FC Hentikan Sementara Aktivitas Klub
-
Anak Rutin Imunisasi, Bisakah Terhindar dari Infeksi Corona Covid-19?
-
Wabah Virus Corona, Pria Ini Dapat Izin Gunakan Pelat COV1D19
-
Presiden Belasungkawa atas Wafatnya Tenaga Medis yang Tangani Pasien Corona
-
Nggak Cuma di Indonesia, Tes Covid-19 Pejabat Juga Diprotes di Filipina
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan