Suara.com - Seorang petinggi agama di Argentina bernama Héctor Aníbal Gimenez yang lebih dikenal dengan sapaan Pastor Gimenez dituduh telah mencari keuntungan dari pandemi wabah corona Covid-19 dengan menjual 'gel antikbakteri yang sudah diberkati' kepada jemaat gerejanya.
Gimenez adalah seorang pastor dari gereja evangelis. Ia dikecam dan dibawa ke pengadilan setelah menjual gel antibakteri yang dipercaya dapat melindungi seseorang dari paparan virus corona penyebab sakit Covid-19.
Diketahui, Gimenez menjual gel 'yang sudah diberkati' secara offline dan online. Ia menjualnya di depan Kuil Gelombang Cinta dan Perdamaian, Alamgro, Buenos Aires dan di laman Facebook resmi gereja.
Ini bukan kali pertama Gimenez dituduh karena penipuan. Pada tahu 1990-an, ia juga pernah mengalami hal yang sama.
Hanya saja Gimenez menolak tuduhan tersebut, dan mengatakan ia hanya bersikap sarkastik.
Namun ketika ditanya apakah gel tersebut benar-benar dapat melindungi orang dari infeksi Covid-19? Ia menjawab "Segala hal adalah mungkin".
"Saya berharap saya bisa memberikan gel antibakteri untuk anda semua, untuk meletakannya di tangan anda, tetapi saya hanya memiliki 12 botol yang tersedia, dan saya ingin gel tersebut mewakili keluarga anda, membelinya dengan harga seribu peso," kata Gimenez dalam video yang tersebar di media sosia.
Dilansir Suara.com dari Oddity Central, Héctor Aníbal Gimenez bukan satu-satu "abdi Tuhan"yang wabah virus corona wabah Covid-19 untuk mengelabui pengikutnya dan berpikir bahwa ia memiliki karunia istimewa untuk menyembuhkan.
Beberapa waktu lalu, ada seorang pendeta Afrika yang mengatakan kepada jemaatnya bahwa ia sedang bersiap-siap untuk bepergian ke China dan menangani sendiri virus corona jenis baru tersebut.
Baca Juga: WHO Ubah Istilah Social Distancing Jadi Physical Distancing, Apa Alasannya?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
-
Telok Abang Palembang Bukan Sekadar Tradisi Agustus, Kini Jadi Ikon Budaya Kota
-
Terungkap, Trik Warga Israel Bisa Lolos Masuk Bali Meski Tak Ada Hubungan Diplomatik
-
Insanul Fahmi Terpuruk dan Jualan Sayur, Wardatina Mawa: Tapi Semua Sudah Terlambat
-
Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki
-
Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada
-
Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen
-
Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah