Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) jarang menggunakan frase social distancing selama briefing pers, pada Jumat (20/3/2020). Alih-alih menggunakan istilah social distancing, WHO sekarang menggunakan istilah physical distancing.
"Kami mulai mengatakan physical distance karena kami ingin orang-orang tetap terhubung. Jadi, temukan cara untuk tetap terhubung secara sosial, bisa melalui berbagai media sosial agar tetap terhubung dengan orang lain karena kesehatan mental Anda sama pentingnya dengan kesehatan fisik Anda," ucap Dr Maria Kerkhove, seorang ahli epidemiologi WHO, seperti dikutip laman IFL Science.
Menjaga jarak fisik atau physical distancing antara diri sendiri dan orang lain, memainkan peran penting dalam membantu mencegah penyebaran virus karena COVID-19, menyebar dari orang ke orang ketika seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin.
Australia sendiri telah mencoba menerapkan "jarak aman". Pemerintah meminta orang-orang berada sejauh 1,5 meter dengan orang lain. Sementara di Inggris, Public Health England menyarankan, untuk berada sejauh 2 meter dari orang lain. Sedangkan WHO menyarankan agar orang-orang menjaga jarak setidaknya 1 meter dengan orang lain.
Pada dasarnya, pengetahuan tentang influenza juga membantu dalam pembatasan jarak ini. Karena virus flu jiga menyebar melalui tetesan, penelitian yang memetakan seberapa jauh tetesan dapat menular bisa membantu untuk memberi tahu saran physical distancing, sampai penelitian serupa dilakukan pada virus Corona.
WHO menekankan bahwa menjaga jarak fisik dari orang-orang sangatlah penting dan itu tidak berarti membuat orang harus memutuskan hubungan sosial, atau melakukan jarak sosial (social distancing) dengan orang yang dicintai, seperti keluarga dan kerabat.
"Teknologi saat ini telah sangat maju sehingga kita dapat tetap terhubung dalam banyak hal tanpa benar-benar secara fisik berada di ruangan yang sama," tambah Dr Kerkhove.
Menurut Jamil Zaki, Associate Professor of Psychology di Stanford University, social distancing adalah istilah yang salah.
"Kita harus menganggap saat ini sebagai 'physical distancing' untuk menekankan bahwa kita dapat tetap terhubung secara sosial bahkan ketika terpisah. Bahkan, saya mendorong kita semua untuk berlatih bersosialisasi dari jauh," ucap Zaki.
Baca Juga: Penanganan Virus Corona, Ilmuwan Dunia Sebut Indonesia Mengkhawatirkan
Selain mengikuti pedomen physical distancing, langkah-langkah pencegahan lainnya, seperti mencuci tangan, menutup mulut saat batuk dan bersin, dan menghindari menyentuh mata, hidung dan mulut, harus tetap dipatuhi.
Berita Terkait
-
WHO Rekomendasikan Frasa Physical Distancing Ketimbang Social Distancing
-
Pengemudi Ojek Online Harapkan Corona Cepat Berlalu
-
Pengguna KRL Commuter Line Apresiasi Jadwal Kembali Seperti Semula
-
Kerja di Tengah Wabah Corona, Antara Dilema dan Cemas
-
KRL Sesak Penumpang, Warganet: Gimana Mau Social Distancing?
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro
-
Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT