Suara.com - Pandemi Covid-19 di seluruh dunia membuat beberapa orang berlaku egois dengan memborong alat-alat kesehatan seperti masker, hand sanitizer, disinfektan, hingga alkohol. Perilaku panic buying ini tentu saja berdampak pada langkanya alat-alat kesehatan tersebut, yang berujung pada kenaikan harga.
Sebuah toko di Denmark punya cara jitu mencegah masyarakat melakukan panic buying. Mengutip dari laman Bored Panda, satu botol hand sanitizer dijual dengan harga 40 DKK atau Rp 94.000, namun jika membeli dua botol, harganya menjadi 1.000 DKK atau Rp 2,3 juta.
Ketentuan harga yang super aneh ini tentu saja akan membuat mereka yang berencana melakukan panic buying jadi mundur teratur, alias nggak jadi beli.
Kebijakan aneh ini menjadi viral di Twitter setelah akun @_schuermann membagikan foto hand sanitizer berikut ketentuan harga yang dipasang oleh pihak toko.
Sontak, warga net dari berbagai belahan dunia menyetujui hal ini, dan berharap toko-toko lain di negaranya memberlakukan hal yang sama seperti toko di Denmark ini. Salah satunya adalah akun @verdiKat yang menulis, "Ide hebat! Kita harus menerapkannya juga di Inggris (meski rak-rak toko sekarang sudah pada kosong), tapi kita bisa menerapkannya untuk tisu toilet, sup kalengan, pasta, kebutuhan lainnya."
Akun lainnya, @b_o_b menulis, "Ini akan mengurangi pembelian masif dan membuat orang berpikir betapa konyolnya perilaku egois mereka."
Toko tersebut ternyata memberi penjelasan mengenai kebijakan harga yang mereka terapkan ini, yaitu untuk mengendalikan kekacauan dalam hal pembelian. Begini isinya:
"Pelanggan yang terhormat: Kami memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga bisnis tetap berjalan, dan kami hanya dapat melakukannya dengan bantuan dan pengertian semua orang. Kami dapat membantu dengan cara berikut: Kami meminta semua pelanggan untuk menjaga jarak dengan orang lain dan para pekerja kami; Gunakan hand sanitizer sebelum masuk ke area toko dan gunakan sarung tangan; Dan jika Anda adalah keluarga, izinkan hanya satu orang yang melakukan pembelian jika memungkinkan. Mungkin ada kalanya kami membatasi berapa banyak pelanggan yang kita terima di toko pada satu waktu. Kami akan terus memberi Anda informasi tentang segala perubahan operasi di Facebook. Jaga baik-baik dan terima kasih atas pengertian Anda."
Baca Juga: Di Tengah Panic Buying, Seorang Wanita Melahirkan di Lorong Supermarket
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Terpopuler: 7 Bedak Tabur yang Bagus, WFH Hemat BBM Mulai Kapan?
-
Rezeki Melimpah, Ini 6 Shio yang Paling Beruntung 26 Maret 2026
-
Tips Atasi Ketombe ala Sarwendah dan Giorgio Antonio: Rambut Sehat dan Bebas Gatal
-
Bosan ke Ragunan? 5 Destinasi Wisata Murah di Jakarta yang Bikin Liburan Hemat dan Berkesan!
-
Kapan Pendaftaran UTBK 2026? Cek Jadwal Lengkap hingga Rincian Biaya yang Diperlukan
-
Khutbah Jumat Bulan Syawal Menyentuh Hati: 7 'Penyakit' Pasca-Ramadan yang Wajib Diwaspadai
-
6 Shio Paling Hoki dan Panen Rezeki pada 26 Maret 2026, Kamu Termasuk?
-
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan, Mimpi Menuju Jalanan Indonesia yang Bersih
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
-
One Way Arus Balik Lebaran Jalur Pantura sampai Tanggal Berapa?